Jakarta, IDN Times - Wacana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) terkait pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil masih terbuka.
Namun, CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, pihaknya tidak hanya mempertimbangkan pembangunan perusahaan tekstil baru, tetapi juga melihat sejumlah perusahaan yang sudah ada dan dinilai berpotensi dikembangkan, dengan melihat kondisi mesin dan teknologi yang digunakan.
"Kita sudah sepakat untuk membangun yang tidak hanya yang baru, tetapi kita juga akan melihat apabila ada beberapa perusahaan tekstil yang berpotensi untuk kita kembangkan," katanya dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
