Jakarta, IDN Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengumumkan laba bersih sepanjang 2025 sebesar Rp57,13 triliun. Angka tersebut turun sekitar 5,2 persen dibandingkan laba bersih 2024 yang mencapai Rp60,3 triliun.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan total aset BRI tumbuh 7,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp2.135 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat 7,4 persen (yoy) menjadi Rp1.467 triliun, didorong oleh pertumbuhan dana murah (CASA).
BRI turut mencatat penurunan cost of fund DPK menjadi 2,9 persen pada akhir 2025, membaik dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar 3,1 persen.
"Perbaikan fundamental kinerja BRI tersebut berdampak positif terhadap capaian laba. Hingga akhir 2025, BRI berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp57,13 triliun," ujar Hery dalam konferensi pers virtual, Kamis (26/2/2026).
