Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BRIN Targetkan ANG Pengganti LPG Dirilis pada 2027
ilustrasi tabung gas (pixabay.com/planet_fox)
  • Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan implementasi teknologi ANG sebagai alternatif pengganti LPG.
  • BRIN menyebut tabung berteknologi ANG berpotensi membuat penggunaan gas bertahan sekitar 15 hari, dari sekitar 10 hari.
  • BRIN sedang melakukan uji coba pada 2026 dan menargetkan ANG dapat dirilis pada 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025

BRIN berkolaborasi dengan peraih Nobel dari Jepang dalam pengembangan Metal Organic Framework (MOF).

Kamis (6/8/2026)

Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan implementasi teknologi ANG dalam pembahasan bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

2026

BRIN menyiapkan dan menjalankan uji coba teknologi ANG.

2027

BRIN menargetkan teknologi ANG dapat dirilis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BRIN menyiapkan teknologi Absorbed Natural Gas (ANG) sebagai alternatif pengganti LPG.
  • Who?
    Arif Satria, Presiden Prabowo Subianto, Bahlil Lahadalia, BRIN, dan Kementerian ESDM terlibat dalam pembahasan ANG.
  • Where?
    Pembahasan berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
  • When?
    Permintaan percepatan disampaikan Kamis (6/8/2026). BRIN menargetkan rilis pada 2027.
  • Why?
    ANG disebut berpotensi menghemat devisa dan energi serta meningkatkan kapasitas penyimpanan gas.
  • How?
    ANG dikembangkan melalui teknologi MOF yang memungkinkan gas alam disimpan pada tekanan sekitar 30 bar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pak Presiden Prabowo meminta BRIN mempercepat teknologi ANG untuk jadi pengganti LPG. Pak Arif dari BRIN bilang gas di tabung bisa bertahan lebih lama, dari sekitar 10 hari jadi sekitar 15 hari. BRIN sedang mencoba teknologi ini pada 2026 dan berharap bisa merilisnya pada 2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengembangan ANG menunjukkan upaya BRIN melanjutkan riset penyimpanan gas dengan kapasitas lebih besar dalam ukuran tabung yang sama. Pembahasan bersama Presiden dan Kementerian ESDM membuka ruang penyusunan kerangka implementasi serta harmonisasi kebijakan. Teknologi ini juga diklaim berpotensi menghemat devisa dan energi jika diterapkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta implementasi teknologi Absorbed Natural Gas (ANG) sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) dipercepat.

Permintaan itu disampaikan saat pembahasan bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

"Tadi sudah kita diskusikan dengan Pak Menteri ESDM dan juga Bapak Presiden, tapi Bapak Presiden sangat berpesan kalau bisa dipercepat untuk implementasi pemanfaatan ANG ya dengan teknologi baru ini. Karena ini satu hemat devisa," katanya kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan.

1. ANG diklaim membuat gas bertahan lebih lama

ilustrasi memeriksa kondisi tabung gas (freepik.com/freepik)

Arif menjelaskan, selain berpotensi menghemat devisa, ANG memiliki kapasitas penyimpanan gas yang lebih besar dengan ukuran tabung yang sama. Menurutnya, penggunaan tabung yang selama ini mampu bertahan sekitar 10 hari dapat meningkat menjadi sekitar 15 hari jika menggunakan teknologi ANG yang dikembangkan BRIN. Efisiensi tersebut masih terus dikembangkan agar kapasitas penyimpanannya semakin besar.

"Kalau biasanya orang menggunakan tabung 3 kilogram 10 hari maka dengan menggunakan ANG yang dimiliki oleh BRIN ini bisa 15 hari. Itu kan efisiensi yang sangat bagus sekali ya," tuturnya.

2. BRIN siapkan uji coba pada 2026

Ilustrasi tabung gas (unsplash.com/Eric Prouzet)

Pembahasan mengenai implementasi ANG dilakukan bersama Prabowo dan Bahlil. Setelah pertemuan itu, BRIN akan menindaklanjuti pembahasan dengan Kementerian ESDM untuk menyusun kerangka implementasi dan harmonisasi kebijakan.

"Tapi yang jelas di kami ini kami sedang uji coba ya yang minggu tahun 2026 uji coba, moga-moga 2027 bisa kita rilis," kata dia.

3. BRIN targetkan ANG hemat energi hingga Rp26 triliun

ilustrasi tabung gas (freepik.com/freepik)

Arif mengatakan, teknologi ANG merupakan hasil kolaborasi BRIN dengan peraih Nobel dari Jepang pada 2025 dalam pengembangan Metal Organic Framework (MOF). Teknologi tersebut memungkinkan gas alam disimpan dengan tekanan sekitar 30 bar dan memiliki kapasitas penyimpanan lebih besar dibanding teknologi sebelumnya. BRIN masih melanjutkan riset agar kapasitas penyimpanannya dapat meningkat hingga dua kali lipat.

"Kalau ini diterapkan maka bisa menghemat 26 triliun per tahun terkait dengan energi ini. Nah ini riset terus kita lakukan ini sedang masih uji coba, mohon doanya kalau ini bisa kita kembangkan lebih jauh ini akan menjadi revolusi energi di Indonesia," paparnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article