Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cek Fakta: Kemen PU Tutup Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Warga?
Jembatan Enang-Enang. (Dok. Kementerian PU)
  • Kementerian PU membantah isu penutupan Jembatan Enang-Enang dan menegaskan jembatan masih bisa dilalui terbatas selama proses penguatan struktur berlangsung.
  • Pondasi jembatan yang miring akibat gerusan sungai diperkuat oleh BPJN Aceh bersama PT PP untuk menjaga stabilitas sebelum dilakukan penanganan permanen.
  • Akses jembatan dibuka hanya untuk motor dan mobil penumpang, sementara kendaraan berat dilarang melintas hingga penguatan selesai demi keamanan pengguna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah kabar yang menyebut Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, ditutup. Pemerintah menegaskan jembatan itu masih bisa dilalui secara terbatas selama penguatan struktur dilakukan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pihaknya melakukan penguatan struktur. Itu bukan berarti akses jembatan ditutup. Selama hasil pemantauan teknis menyatakan jembatan masih aman, masyarakat tetap bisa melintas dengan pembatasan jenis kendaraan.

1. Pengawasan jembatan diperketat

Jembatan Enang-Enang. (Dok. Kementerian PU)

Dody menginstruksikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memantau kondisi Jembatan Enang-Enang secara rutin. Pengawasan diperketat saat hujan deras yang berpotensi memicu gerusan di sekitar pondasi.

Menurut Dody, penggunaan jembatan harus dihentikan sementara apabila hasil evaluasi menyatakan jembatan membahayakan masyarakat. Perbaikan struktur bawah tetap dilanjutkan agar jembatan bisa digunakan selama masih aman.

"Perbaikan akan terus dilakukan dari bawah sehingga masyarakat tetap bisa melintas dengan aman selama memungkinkan," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).

2. Pondasi jembatan diperkuat

Jembatan Enang-Enang. (Dok. Kementerian PU)

Hasil pemeriksaan teknis menunjukkan pondasi jembatan di sisi arah Bireuen menuju Bener Meriah mengalami kemiringan akibat gerusan aliran sungai. Penanganan awal dilakukan dengan memasang penyangga sementara, lalu dilanjutkan penguatan struktur bawah agar lebih stabil.

Pekerjaan itu dilakukan BPJN Aceh bersama Direktorat Pembangunan Jembatan dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP sebagai pelaksana konstruksi. Penguatan tersebut bertujuan meningkatkan stabilitas pondasi sebelum penanganan permanen.

"Saya sudah berbicara dengan Kepala Balai dan Direktur Jembatan. Perkuatan di bawah jembatan akan kita buat lebih kuat lagi. Yang ada sekarang sifatnya masih sementara. Nanti PT PP akan mengerjakan perkuatan itu dengan penanganan yang lebih baik," ujarnya.

3. Kendaraan berat masih dilarang melintas

Jembatan Enang-Enang. (Dok. Kementerian PU)

Selama penguatan berlangsung, Jembatan Enang-Enang tetap dibuka untuk sepeda motor dan mobil penumpang. Kendaraan angkutan barang dan bertonase besar masih dilarang melintas untuk mengurangi beban pada struktur jembatan.

Selain memperkuat jembatan, Kementerian PU juga mempercepat pelebaran Jalan Werlah dan pembangunan dua jembatan baru di jalur alternatif. Pemerintah juga menyiapkan pembangunan jembatan shortcut di kawasan Enang-Enang yang dapat dilalui kendaraan logistik hingga 30 ton.

Curated For You

Editorial Team

Related Article