- Harga emas 0,5 gram: Rp1,377,5 juta
- Harga emas 1 gram: Rp2,655 juta
- Harga emas 2 gram: Rp5,250 juta
- Harga emas 3 gram: Rp7,850 juta
- Harga emas 5 gram: Rp13,05 juta
- Harga emas 10 gram: Rp26,04 juta
- Harga emas 25 gram: Rp64,987 juta
- Harga emas 50 gram: Rp129,895 juta
- Harga emas 100 gram: Rp259,71 juta
- Harga emas 250 gram: Rp649,015 juta
- Harga emas 500 gram: Rp1,29 miliar
- Harga emas 1.000 gram: Rp2,59 miliar
Harga Emas Antam Naik Goceng, Dibanderol Rp2,655 Juta per Gram

- Harga emas Antam naik Rp5 ribu menjadi Rp2,655 juta per gram, sementara harga buyback juga meningkat Rp10 ribu ke level Rp2,415 juta per gram.
- Perencana keuangan Andy Nugroho menjelaskan bahwa emas tergolong investasi berisiko rendah namun tetap memiliki potensi kehilangan atau pencurian karena sifatnya yang mudah dibawa.
- Emas sering dipilih investor konservatif karena stabil dan aman, tetapi kurang cocok untuk tujuan jangka pendek akibat selisih harga jual dan beli yang bisa mengurangi keuntungan.
Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam Sabtu (11/7/2026) naik Rp5 ribu. Emas Antam dibanderol pada level Rp2,655 juta per gram.
Sementara itu, harga buyback hari ini menurut situs Logam Mulia, juga naik Rp10 ribu menjadi Rp2,415 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.
1. Rincian harga emas hari ini
Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
2. Setiap instrumen investasi memiliki risiko berbeda
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy
3. Investasi emas sering digunakan untuk investor konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!















![[QUIZ] Dari Karakter Upin & Ipin Ini, Kami Tebak Potensi Kariermu](https://image.idntimes.com/post/20260418/1000232033_f37515da-3b65-41de-a721-1bb5306f1320.jpg)



