Benarkah Direksi PLN Bakal Dirombak? Ini Klarifikasi Bos BP BUMN

- Dony Oskaria menegaskan kabar perombakan direksi PLN tidak benar karena perusahaan belum melaksanakan RUPS, yang baru dijadwalkan pada 15 Juni mendatang.
- Menjelang pelaksanaan RUPS, Dony menyebut banyak hoaks beredar terkait isu pergantian direksi di sejumlah BUMN, termasuk PLN.
- RUPST PLN akan membahas pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025 yang nantinya diserahkan ke Danantara untuk konsolidasi kinerja BUMN.
Jakarta, IDN Times - Beredar informasi jajaran Direksi PT PLN (Persero) dirombak melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam kabar yang beredar, pemegang saham disebut memberhentikan lima direksi.
Adapun nama-nama direksi yang disebut yaitu Edwin Nugraha Putra sebagai Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem; Adi Priyanto sebagai Direktur Retail dan Niaga; Evy Haryadi sebagai Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan; Sinthya Roesly sebagai Direktur Keuangan; dan Adi Lumakso sebagai Direktur Manajemen Risiko.
Benarkah kabar tersebut? Berikut klarifikasinya dari Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.
1. PLN belum laksanakan RUPS

Dony menepis kabar perombakan jajaran Direksi tersebut. Dia mengatakan, PLN belum melaksanakan RUPS. Rencananya, perusahaan itu menggelar RUPS Tahunan pada 15 Juni mendatang.
“PLN? Enggak, belum. Oh ada berita itu ya? Itu berita, orang belum RUPS,” tutur Dony di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/6/2026).
2. Banyak hoaks beredar menjelang RUPS

Dony mengatakan, banyak hoaks yang beredar terkait BUMN saat hendak menggelar RUPS.
“Enggak, itu hoaks palingan. Kalau mau RUPS suka banyak hoaks kan,” tutur Dony.
3. Danantara tunggu laporan keuangan PLN usai RUPST

Salah satu agenda dalam RUPST PLN mendatang ialah pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit. Laporan keuangan itu akan disetorkan ke Danantara sebagai bahan konsolidasi kinerja BUMN yang akan menjadi komponen Laporan Keuangan Danantara.
“Misalnya Telkom baru hari ini, PLN belum. Jadi ya, kalau mereka selesai setelah kita lakukan pembersihan bukunya semua, termasuk impairment-impairment yang kita kerjakan, baru selesailah pembukunya Danantara,” ujar Dony.





![[QUIZ] Tebak Nama Mata Uang dari Berbagai Negara, Yakin Jago?](https://image.idntimes.com/post/20241107/live-richer-ryq-gmdshhe-unsplash-fb4c605abf3a13e72dd29773febae8af.jpg)


![[QUIZ] Di Umur Berapa Kamu akan Menjadi Miliarder? Cek di Quiz Ini!](https://image.idntimes.com/post/20220713/fromandroid-ce0d4472c42654a331fe783d6c694d5b.jpg)






