Jakarta, IDN Times – Netflix memangkas sekitar 1.000 karyawan di berbagai negara pada Rabu (14/10/2026), setara dengan 6 persen dari total tenaga kerjanya. Kebijakan ini menjadi langkah pengurangan karyawan terbesar yang dilakukan perusahaan sejak 2022.
Keputusan tersebut disampaikan melalui surat elektronik internal yang dikirimkan Chief Executive Officer (CEO) Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters, kepada para pegawai. Dalam pesan itu, manajemen menjelaskan pertimbangan strategis di balik keputusan pengurangan tenaga kerja.
“Misi kami - untuk menghibur dunia - ambisius, dan untuk mewujudkannya mengharuskan kami untuk disiplin tentang di mana kami memprioritaskan orang dan sumber daya kami. Bisnis kami kuat dan terus tumbuh, dan kami tetap berada di jalur untuk mencapai perkiraan setahun penuh kami,” tulisnya, dikutip CNBC, Kamis (15/10).
"Kami akan terus berinvestasi secara agresif di area berdampak tinggi untuk meningkatkan layanan kami dan lebih mendorong pertumbuhan dan inovasi. Melakukan itu berarti membuat pilihan yang terfokus di seluruh bisnis sehingga kami dapat terus memberikan hasil bagi anggota, mitra, karyawan, dan investor kami," sambungnya.
