Jakarta, IDN Times - Penurunan peringkat daya saing Indonesia dalam IMD World Competitiveness Ranking (WCR) 2026 dinilai tidak semata-mata dipengaruhi oleh ketidakpastian global, tetapi juga mencerminkan berbagai persoalan struktural yang masih membayangi perekonomian nasional.
Dalam laporan tersebut, peringkat daya saing Indonesia turun dari posisi ke-40 pada 2025 menjadi ke-48 pada 2026 dari total 70 negara yang disurvei.
Pengamat Ekonomi Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan faktor eksternal memang turut memberikan tekanan terhadap daya saing Indonesia.
"Penurunan peringkat daya saing Indonesia dalam IMD 2026 memang dipengaruhi oleh ketidakpastian global, mulai dari volatilitas geopolitik, tekanan inflasi, hingga pengetatan kondisi keuangan dunia. Namun, jika melihat detail laporannya, persoalan utamanya justru bersifat struktural," ujar Yusuf kepada IDN Times, Kamis (25/6/2026).
