Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

ESDM Restui Tambahan RKAB 3 Perusahaan Milik Bayan Resources

2 min read
ESDM Restui Tambahan RKAB 3 Perusahaan Milik Bayan Resources
ilustrasi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) (bayan.com.sg)
  • ESDM menyetujui revisi RKAB Bayan Resources untuk tiga perusahaan setelah persyaratannya terpenuhi.

  • Tambahan kuota produksi dari tiga perusahaan tersebut diperkirakan berada di kisaran 15 juta hingga 20 juta ton.

  • Tri Winarno membantah proses persetujuan terkait rencana pembelian saham Bayan oleh PT Jhonlin Baratama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Bayan Resources untuk tiga perusahaan telah disetujui.

Direktur Jenderal Minerba Tri Winarno mengatakan saat ini hanya tersisa sedikit perusahaan yang masih dalam proses evaluasi RKAB. Bayan termasuk perusahaan yang persyaratan RKAB telah terpenuhi.

"Masih ada beberapa RKAB perusahaan yang belum memenuhi. (Kalau Bayan) sudah, kalau sekarang sudah," katanya di Balai Kartini, Jakarta, Senin (21/9/2026).

  1. 1. ESDM tepis RKAB Bayan terkait akuisisi saham

    Ilustrasi Tambang Batu Bara.
    Ilustrasi Tambang Batu Bara. (IDN Times/Anjani Asra)

    Tri tidak menjelaskan secara detail alasan tiga perusahaan Bayan sebelumnya belum memenuhi persyaratan RKAB. Menurut dia, pengajuan RKAB memiliki sejumlah persyaratan, termasuk matriks yang menjadi bagian dari proses evaluasi.

    Ketiga perusahaan Bayan yang sebelumnya belum mendapatkan revisi RKAB kini telah memperoleh persetujuan. Tri menyebut tidak ada persoalan sensitif di balik proses tersebut. Dia juga membantah adanya kaitan antara proses persetujuan RKAB dengan rencana pembelian saham Bayan.

    "Sebetulnya enggak ada isu yang sensitif, tapi terus kemudian menghubung-hubungkan pembelian saham lah dan lain sebagainya. Saya enggak inilah," ujar dia.

  2. 2. Tambahan RKAB tiga perusahaan Bayan 15-20 juta ton

    Ilustrasi Batu Bara.
    Ilustrasi Batu Bara. (IDN Times/Anjani Asra)

    Tri memastikan revisi RKAB untuk tiga perusahaan Bayan yang sebelumnya belum mendapatkan persetujuan kini sudah terbit. Saat ditanya mengenai total tambahan kuota produksi dari ketiga perusahaan tersebut, Tri memperkirakan berada di kisaran 15 juta hingga 20 juta ton.

    "Angkanya berapa ya, 15-an apa 20 juta ya. Total untuk tiga itu kayaknya. (Antara 15 sampai 20 juta) ya, in between itu lah," tuturnya.

  3. 3. Saham Bayan naik hampir 20 persen

    ilustrasi indeks saham
    ilustrasi indeks saham (IDN Times/Aditya Pratama)

    Seperti diketahui sebagian saham Bayan dibeli oleh perusahaan milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Transaksi tersebut dilakukan PT Jhonlin Baratama.

    Hal itu dilakukan melalui kesepakatan pembelian saham Bayan dari pendiri sekaligus pemegang saham utama Bayan Resources, Low Tuck Kwong dan Elaine Low. Jhonlin Baratama sepakat membeli sekitar 30 persen saham Bayan atau sekitar 10 miliar saham.

    Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, para pihak menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat pada 16 September 2026. Manajemen BYAN menyebut transaksi tersebut tidak berdampak material negatif bagi perusahaan.

    “Kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan,” tulis manajemen BYAN.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More