Potret penampakan langit aurora wilayah Skandinavia Swedia (commons.wikimedia.org/Pavel.shyshkouski)
Menurut Thomas, kerja sama ini tidak hanya berdampak pada sektor penerbangan, tetapi juga berpotensi memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan negara-negara Nordik.
"Sebagai bagian dari transformasi yang tengah kami jalankan, kerja sama ini tidak hanya memperkuat pangsa pasar kedua maskapai, namun juga menghadirkan peluang baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga mobilitas masyarakat antarwilayah. Kami optimistis kolaborasi ini akan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu gerbang utama perjalanan di kawasan Asia Tenggara," tutur dia.
Sementara itu, President and CEO SAS, Anko Van der Werff menilai Indonesia merupakan pasar strategis bagi pengembangan jaringan maskapainya di Asia.
"Garuda Indonesia merupakan mitra strategis dalam menghubungkan Skandinavia dengan Indonesia dan kawasan sekitarnya. Bersama-sama, kami berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin mudah dan lancar bagi pelanggan, pelaku usaha, maupun komunitas yang memiliki hubungan erat antara kedua wilayah," ujar Van der Werff.