ilustrasi pekerja kantoran, bekerja di depan laptop (magnific.com/pressfoto)
Kemampuan menggunakan AI menjadi salah satu keterampilan yang paling dicari saat ini. Banyak perusahaan mulai mengadopsi teknologi AI, tapi belum semua karyawan memahami cara menggunakannya secara efektif. Akibatnya, kebutuhan terhadap pelatihan dan pendampingan AI terus meningkat.
Menurut laporan McKinsey tahun 2025, permintaan terhadap keterampilan AI meningkat tujuh kali lipat dalam dua tahun terakhir. Simon Worsfold, Head of Data Communications di Intuit QuickBooks, menjelaskan bahwa banyak bisnis masih membutuhkan bantuan dalam penerapan, pelatihan, serta pengembangan penggunaan AI agar bisa dimanfaatkan secara maksimal. Jika kamu terbiasa menggunakan chatbot AI atau tools berbasis kecerdasan buatan, peluang ini layak dipertimbangkan.
Dominasi Gen Z dalam dunia startup menunjukkan bahwa usia muda bukan lagi penghalang untuk membangun bisnis yang sukses. Dukungan teknologi, internet, serta pemanfaatan AI membuat berbagai peluang usaha menjadi lebih gampang diakses dibanding sebelumnya. Mulai dari mengelola TikTok Shop, menjadi konsultan media sosial, membuka toko online, memberikan layanan financial coaching, hingga mengajar penggunaan AI, semuanya memiliki potensi yang menjanjikan di tahun 2025.
Kuncinya bukan hanya mengikuti tren, tapi memahami kebutuhan pasar dan menawarkan solusi yang benar-benar dibutuhkan. Jadi, jika kamu ingin memulai perjalanan sebagai entrepreneur, sekarang bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengambil langkah pertama.