Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka secara tiba-tiba menyoroti praktik trade misinvoicing yang disebutnya merugikan negara hingga miliaran dolar Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan Gibran lewat sebuah video berdurasi 5 menit 9 detik yang diunggah di akun Youtube resmi Wakil Presiden Republik Indonesia.
Awalnya, Gibran mengungkapkan bahwa di tengah perubahan zaman dan persaingan ekonomi yang begitu ketat, Indonesia tidak lagi hanya berbicara tentang kedaulatan secara wilayah, tapi juga kedaulatan di bidang keuangan negara.
"Karena di balik arus besar perdagangan global, ada gelombang lain yang tidak selalu terlihat di permukaan. Namun, bisa menggerus keadilan dan kejujuran ekonomi serta menyebabkan larinya modal dan kekayaan bangsa ke luar negeri. Ya, itu adalah praktik trade misinvoicing," tutur Gibran, dikutip Minggu (12/4/2026).
