Banyak orang bertanya-tanya mengapa bunga pinjaman di bank selalu lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan. Di satu sisi, nasabah hanya memperoleh bunga tabungan dalam jumlah yang relatif kecil. Namun di sisi lain, ketika mengajukan pinjaman, bunga yang harus dibayar justru jauh lebih besar. Perbedaan ini sering kali dianggap tidak adil, padahal ada alasan ekonomi di balik kebijakan tersebut.
Dalam sistem perbankan, bunga tabungan dan bunga pinjaman memiliki fungsi yang berbeda. Bank harus menjaga keseimbangan antara menghimpun dana dari masyarakat, menyalurkan kredit, serta tetap memperoleh keuntungan untuk menjalankan operasionalnya. Penetapan bunga juga dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai risiko dan biaya yang muncul selama kegiatan perbankan berlangsung. Berikut lima hal yang membuat bunga pinjaman lebih tinggi daripada bunga tabungan.
