Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Emas Antam Naik Rp10 Ribu, Dibanderol Rp2,750 Juta per Gram
Etalase yang memajang imitasi emas antam di Toko Butik Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Harga emas Antam naik Rp10 ribu menjadi Rp2,750 juta per gram pada Senin, 20 Agustus 2026, sementara harga buyback turut naik menjadi Rp2,610 juta per gram.
  • Penjualan kembali emas batangan ke Antam di atas Rp10 juta dikenai PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP.
  • Emas dinilai dapat mendiversifikasi portofolio dan diminati investor konservatif, tetapi kurang cocok untuk investasi jangka pendek karena adanya selisih harga jual dan beli.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp10 ribu, sehingga kini dibanderol Rp2,750 juta per gram, Senin (20/8/2026).

Berdasarkan data situs logammulia.com, harga buyback juga naik dengan nominal yang sama, sehingga dibanderol Rp2,610 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.

1. Rincian harga emas Antam hari ini

Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

Harga emas 0,5 gram: Rp1,425 juta

Harga emas 1 gram: Rp2,75 juta

Harga emas 2 gram: Rp5,44 juta

Harga emas 3 gram: Rp8,13 juta

Harga emas 5 gram: Rp13,52 juta

Harga emas 10 gram: Rp26,995 juta

Harga emas 25 gram: Rp67,362 juta

Harga emas 50 gram: Rp134,64 juta

Harga emas 100 gram: Rp269,21 juta

Harga emas 250 gram: Rp672,76 juta

Harga emas 500 gram: Rp1,34 miliar

Harga emas 1.000 gram: Rp2,69 miliar

2. Emas bisa jadi instrumen diversifikasi portofolio

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pinta

Curated For You

Editorial Team

Related Article