Rupiah Melemah Pagi Ini, Ketegangan Timur Tengah Masih Bayangi Pasar

- Rupiah dibuka di Rp17.690 per dolar AS dan terkoreksi ke Rp17.699 pada perdagangan Senin pagi.
- Ketidakpastian geopolitik Timur Tengah dan harga minyak tinggi memengaruhi pergerakan rupiah, di tengah dolar AS yang cenderung melemah.
- Pengamat memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.650-Rp17.750 per dolar AS secara harian.
Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah tercatat mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan Senin (24/8/2026). Pagi ini, rupiah dibuka di level Rp17.690 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.10 WIB, mata uang Garuda terpantau terkoreksi sebesar 5 poin atau 0,03 persen berada di level Rp17.699 per dolar AS setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya parkir di posisi Rp17.694 per dolar AS.
1. Rupiah diprediksi konsolidasi di tengah pelemahan dolar AS
Pengamat pasar uang Lukman Leong menyatakan rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi, yakni bergerak stabil dalam rentang terbatas dengan potensi melemah secara terbatas.
Menurut dia, pergerakan tersebut dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah serta harga minyak mentah yang masih tinggi, meski di sisi lain mendapat penahan dari posisi dolar AS yang cenderung melemah.
"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan harga minyak yang masih tinggi namun didukung oleh dolar AS yang melemah," kata dia.
2. Pergerakan harga minyak mentah Brent masih tercatat tinggi
Terkait dengan komoditas energi, harga minyak mentah Brent sempat tembus 93,501 dolar AS per barel pada Jumat (21/8/2026) pukul 11.30 WIB. Harga Brent sempat turun 0,30 persen pada perdagangan harian dan melemah 0,59 persen dalam sebulan.
Meski demikian, berdasarkan data Trading Economics, harga Brent secara tahunan masih tercatat melambung 38,06 persen, sementara dalam periode sepekan harganya naik 7,36 persen.
Minyak mentah Brent diperdagangkan di atas 93 dolar AS per barel pada Jumat lalu dan berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan kedua berturut-turut dengan penguatan lebih dari 5 persen sepanjang pekan tersebut.
3. Proyeksi rentang pergerakan kurs rupiah hari ini dan sepekan
Mengenai perkiraan pergerakan nilai tukar, Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak pada rentang harian di kisaran Rp17.650 hingga Rp17.750 per dolar AS.
Sementara itu, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan pergerakan rupiah pada perdagangan Senin ini akan cenderung fluktuatif namun berpotensi ditutup menguat di rentang Rp17.640 hingga Rp17.700 per dolar AS.
Sedangkan untuk kisaran sepanjang sepekan rupiah diperkirakan ditransaksikan di rentang Rp17.600 hingga Rp17.900 per dolar AS.











![[QUIZ] Pilih Ide Bisnis, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20240219/pexels-startup-stock-photos-7103-a56a4ee6b878557b98051ffe7f93ee25-bae414e6e8f3154ea4ce8f51e23c7387.jpg)







![[QUIZ] Di Umur Berapa Kamu Akan Punya Uang Rp100 Juta? Cari Tahu di Quiz Ini!](https://image.idntimes.com/post/20241011/vitaly-taranov-ocrpjce6gpk-unsplash-2d56ee26a574eaf2b00cefe4e3b89b72.jpg)
