- Emas Antam 0,5 gram: Rp1,369 juta
- Emas Antam 1 gram: Rp2,638 juta
- Emas Antam 2 gram: Rp5,216 juta
- Emas Antam 3 gram: Rp7,799 juta
- Emas Antam 5 gram: Rp12,965 juta
- Emas Antam 10 gram: Rp25,875 juta
- Emas Antam 25 gram: Rp64,562 juta
- Emas Antam 50 gram: Rp129,04 juta
- Emas Antam 100 gram: Rp258 juta
- Emas Antam 250 gram: Rp654,76 juta
- Emas Antam 500 gram: Rp1,28 miliar
- Emas Antam 1.000 gram: Rp2,57 miliar
Harga Emas Antam Naik Rp15 Ribu, Dibanderol Rp2,638 Juta per Gram

- Harga emas Antam naik Rp15 ribu menjadi Rp2,638 juta per gram pada Sabtu, 19 Agustus 2026, sementara harga buyback ikut naik menjadi Rp2,473 juta per gram.
- Harga emas Antam tersedia dari Rp1,369 juta untuk 0,5 gram hingga Rp2,57 miliar untuk 1.000 gram, dengan nilai berbeda sesuai beratnya.
- Emas fisik dinilai berisiko rendah dan likuid, tetapi rawan hilang atau dicuri; keuntungan dihitung dari selisih harga beli dan jual sehingga lebih cocok untuk jangka panjang.
Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan sebesar Rp15 ribu ke Rp2,638 juta per gram pada perdagangan Sabtu (19/8/2026).
Sementara itu, harga buyback hari ini menurut situs logammulia.com naik Rp15 ribu menjadi Rp2,473 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.
1. Rincian harga emas hari ini
Berikut adalah rincian harga emas Antam hari ini:
2. Investasi emas miliki risiko rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi untuk hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibandingkan dengan bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan sebagai risiko tinggi? Karena mudah atau rawan hilang atau dicuri. Di satu sisi, dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil.
Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasilnya lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return. "Dengan adanya risiko rendah, berarti return juga kecil. Jadi, jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.
3. Cara menghitung keuntungan investasi emas
Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas ialah dengan mencari selisih harga jual dan harga beli. Misalnya, harga beli emas Antam Rp2.729.000 per gram dan harga jual kembali Rp2.500.000 per gram.
Ada selisih Rp229 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.
Apabila kamu beli emas Rp2.729.000 pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi Rp229 ribu. Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian. Oleh sebab itu, emas kerap disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)























