Berdasarkan data situs logammulia.com, harga buyback juga naik dengan nominal yang sama, sehingga dibanderol Rp2,376 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu, Dibanderol Rp2,57 Juta per Gram

Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun Rp10.000 per gram, sehingga dibanderol Rp2,570 juta per gram, pada perdagangan Selasa (6/10/2026) .
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.
1. Daftar rincian harga emas Antam
Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
Harga emas 0,5 gram: Rp1,33 juta
Harga emas 1 gram: Rp2,570 juta
Harga emas 2 gram: Rp5,08 juta
Harga emas 3 gram: Rp7,595 juta
Harga emas 5 gram: Rp12,62 juta
Harga emas 10 gram: Rp25,19 juta
Harga emas 25 gram: Rp62,862 juta
Harga emas 50 gram: Rp125,64 juta
Harga emas 100 gram: Rp251,212 juta
Harga emas 250 gram: Rp627,76 juta
Harga emas 500 gram: Rp1,25 miliar
Harga emas 1.000 gram: Rp2,51 miliar.
2. Emas bisa jadi instrumen untuk diversifikasi portofolio
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.
Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
3. Investasi emas sering jadi pilihan untuk investor konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















