Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.
Harga Emas Turun Rp20 Ribu di Awal Pekan, Cek Daftarnya

- Harga emas Antam turun Rp20 ribu menjadi Rp2.819.000 per gram pada awal pekan ini, setelah sebelumnya ditutup di Rp2.639.000 per gram pekan lalu.
- Harga buyback emas juga ikut turun sebesar Rp18 ribu menjadi Rp2.626.000 per gram, dengan daftar harga pecahan mulai dari 0,5 hingga 1.000 gram disesuaikan hari ini.
- Perencana keuangan Andy Nugroho menjelaskan bahwa emas fisik tergolong investasi berisiko rendah namun tetap memiliki potensi kehilangan atau pencurian, serta imbal hasil yang sebanding dengan tingkat risikonya.
Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Senin (11/5/2026) turun Rp20 ribu. Emas Antam dibanderol menjadi Rp2.819.000 per gram.
Seemntara pekan kemarin, harga emas Antam menutup pergerakan di Rp2.639.000 per gram.
1. Harga buyback juga turun
Menurut situs Logam Mulia, tak hanya harga beli emas, harga buyback juga turun, yakni sebesar Rp18 ribu menjadi Rp2.626.000 per gram.
Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam pada emas yang dijual di Butik Antam. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
2. Harga emas Antam dalam pecahan lain
Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.459.500.
- Harga emas 1 gram: Rp2.819.000.
- Harga emas 2 gram: Rp5.578.000.
- Harga emas 3 gram: Rp8.342.000.
- Harga emas 5 gram: Rp13.870.000.
- Harga emas 10 gram: Rp27.685.000.
- Harga emas 25 gram: Rp69.087.000.
- Harga emas 50 gram: Rp138.095.000.
- Harga emas 100 gram: Rp276.112.000.
- Harga emas 250 gram: Rp690.015.000.
- Harga emas 500 gram: Rp1.379.820.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.759.600.000.
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
3. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.



















