Jakarta, IDN Times - Otoritas resmi Hong Kong melaporkan adanya peningkatan tajam dalam perdagangan bahan bakar minyak (BBM) ilegal sepanjang bulan Maret 2026. Fenomena ini terjadi akibat tren kenaikan harga minyak mentah dunia yang berdampak langsung pada perekonomian Hong Kong.
Sebagai pusat keuangan global yang tidak memiliki kilang minyak sendiri, Hong Kong sangat bergantung pada impor bensin, terutama dari China. Kondisi pasar energi yang fluktuatif membuat harga bensin resmi meningkat signifikan, sehingga mendorong tingginya aktivitas penyelundupan bahan bakar untuk mencari celah keuntungan ekonomi.
