Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berawal dari Warung Kecil, Ini Kisah Ibu Dewi Berkembang Bersama PNM

Berawal dari Warung Kecil, Ini Kisah Ibu Dewi Berkembang Bersama PNM
Ibu Dewi Priyanti, perempuan asal Solo yang merantau ke Jakarta demi mengubah nasib. (dok. PNM)
Intinya Sih
5W1H
  • Ibu Dewi Priyanti, perempuan asal Solo, berhasil mengembangkan warung kecilnya di Jakarta berkat dukungan pembiayaan dan pendampingan dari PNM Mekaar yang membantu usahanya tumbuh signifikan.
  • Selain berwirausaha, Ibu Dewi aktif memimpin Bank Sampah Unit Kembangs, menunjukkan kontribusi nyata perempuan dalam menciptakan perubahan sosial dan manfaat bagi lingkungan sekitar.
  • PNM menegaskan komitmennya memberdayakan perempuan melalui akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan agar semakin banyak perempuan prasejahtera mandiri secara ekonomi serta menjadi agen perubahan positif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times – Semangat Kartini hari ini hidup dalam langkah sederhana seorang perempuan yang terus berjuang di segala kondisi, termasuk dalam keterbatasan. 

Perempuan masa kini tidak hanya berani bermimpi, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk mengubah hidupnya, anak, dan keluarganya agar menjadi lebih baik. 

1. Mengembangkan usaha bersama PNM

b5b335f4-c86c-4a61-8810-bfd2853f1571.jpeg
PNM terus berkomitmen dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan perempuan prasejahtera. (dok. PNM)

Kisah nyata itu diwujudkan melalui Ibu Dewi Priyanti, perempuan asal Solo yang merantau ke Jakarta demi mengubah nasib. Memulai dari nol sebagai penjaga warung kecil, ia menjalani hari-hari dengan penuh keyakinan yang selalu ia sampaikan dalam setiap doanya. 

Di tengah perjalanannya, ia bertemu dengan seorang “kakak seragam putih biru” yang ternyata datang dari Permodalan Nasional Madani (PNM), sebuah lembaga keuangan plat merah yang berfokus mensejahterakan masyarakat prasejahtera melalui usaha ultra mikro.

Berbekal kemampuan memasak, Ibu Dewi perlahan membangun usahanya dari warung sederhana. Ia mulai menambah variasi menu, melayani pelanggan dengan sepenuh hati, dan terus belajar dari pengalaman. 

Kesempatan berkembang semakin terbuka ketika ia bergabung dengan PNM Mekaar. Dari pembiayaan awal sebesar 2 juta yang kini berkembang hingga 10 juta, usahanya menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Namun lebih dari itu, keberanian dan konsistensinya menjadi kunci utama dalam perjalanan tersebut.

2. Peran perempuan dalam perubahan sosial

PNM 08.jpeg
Ibu Dewi Priyanti, perempuan asal Solo yang merantau ke Jakarta demi mengubah nasib. (dok. PNM)

Tak hanya fokus pada usaha, Ibu Dewi juga aktif sebagai Ketua Bank Sampah Unit (BSU) Kembangs yang membuktikan bahwa peran perempuan juga penting dalam membawa perubahan sosial. Ibu Dewi Priyanti mengungkapkan bahwa ia merasa haru yang begitu dalam ketika perjalanan usahanya perlahan berkembang, terlebih saat ia dipercaya menjadi Ketua Kelompok Bank Sampah. 

Baginya, bukan hanya usahanya yang bertumbuh, tetapi juga kesempatan untuk memberi manfaat bagi lingkungan dan orang lain. Dari langkah sederhana yang dulu ia mulai, kini ia melihat bahwa perjuangannya tidak hanya bermanfaat bagi keluarga, tetapi juga membawa perubahan bagi sekitarnya.

3. PNM fokus memberdayakan perempuan

WhatsApp Image 2026-03-12 at 10.16.40 AM.jpeg
ilustrasi PNM memberdayakan perempuan-perempuan di Indonesia (dok. PNM)

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary turut menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama PNM dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. 

"Semangat Kartini hari ini terasa dalam perjalanan seperti yang dijalani Ibu Dewi, ketika perempuan berani melangkah, belajar, dan saling menguatkan. Yang tumbuh bukan hanya usahanya, tetapi juga kepercayaan diri dan keberanian untuk memberi dampak bagi sekitarnya. Kami melihat setiap langkah kecil yang konsisten dapat membawa perempuan semakin dekat pada kemandirian dan peran yang lebih luas di masyarakat” Ujar Dodot.

Melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan, PNM optimistis dapat terus menghadirkan lebih banyak perempuan tangguh seperti Ibu Dewi. Sehingga lebih banyak lagi perempuan prasejahtera yang mendapatkan akses pembiayaan, pendampingan, dan pelatihan yang diberikan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk mandiri secara ekonomi, sekaligus menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Evan Yulian
EditorEvan Yulian
Follow Us

Latest in Business

See More