Jakarta, IDN Times - Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dengan menurunkannya menjadi 5 persen dari sebelumnya 5,1 persen dalam laporan World Economic Outlook (WEO) edisi Januari.
Revisi ini mencerminkan meningkatnya tekanan eksternal pada perekonomian global. Meski menurun pada tahun ini, IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia akan kembali bangkit di level 5,1 persen pada tahun depan.
"Serangkaian guncangan dan gejolak yang melanda Timur Tengah sejak akhir Februari sedang menguji ketahanan ini. Ini adalah puncak terbaru dari serangkaian peristiwa yang telah membentuk kembali hubungan internasional dan meningkatkan ketegangan geopolitik secara signifikan di semua wilayah dalam beberapa tahun terakhir," ujar IMF dalam laporannya, dikutip Rabu (15/4/2026).
