Dunia kopi beberapa tahun terakhir menghadirkan fenomena yang cukup menarik. Di satu sisi, kopi susu seharga Rp18 ribuan bisa memiliki antrean panjang setiap hari. Di sisi lain, kopi seharga Rp50 ribu atau bahkan lebih mahal tetap memiliki pelanggan setia yang tidak sedikit.
Sekilas kondisi ini terlihat membingungkan karena kedua produk sama-sama menjual kopi, tetapi memiliki harga yang cukup jauh berbeda. Ternyata, keputusan konsumen membeli kopi tidak hanya ditentukan oleh rasa semata, tetapi juga oleh pengalaman, kebutuhan, dan posisi pasar yang berbeda.
