Bogor, IDN Times - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, ketergantungan Indonesia terhadap investor asing dalam pembiayaan melalui Surat Berharga Negara (SBN) terus menyusut dari semula tembus 40 persen.
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menyebut, porsi kepemilikan asing atas SBN kini hanya sekitar 13 persen-14 persen, jauh turun dibandingkan hampir 40 persen sekitar 10 tahun lalu.
Menurut Juda, penurunan porsi investor asing tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat pembiayaan domestik. Dengan dominasi investor dalam negeri yang semakin besar, pasar SBN dinilai menjadi relatif lebih tahan terhadap gejolak pasar keuangan global.
"Strategi pembiayaan utamanya adalah tetap fokus, sebagian atau dominannya adalah pembiayaan dari dalam negeri yang relatif tidak rentan terhadap (gejolak) global," ujar Juda, Jumat (2/10/2026).
