Presiden Partai Buruh, Said Iqbal dalam jumpa pers Rakernas 2025 (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Said Iqbal yang juga menjabat Presiden Partai Buruh menjelaskan alasannya menerima untuk menjadi Penasihat Presiden Prabowo Subianto dan bergabung menjadi anggota Kabinet Merah Putih.
"Setelah didiskusikan di KSPI dan kawan kawan buruh, kami memutuskan untuk berjuang melalui di dalam. Secara platform perjuangan, keberpihakan Presiden Prabowo dan kaum rakyat kecil mendorong kami untuk berikan masukan. Jadi menjaga keseimbangan," ujar Said di Kompleks Istana Kepresidenan.
Said mengatakan, buruh juga harus bisa berada dalam lingkaran pemerintah. Sebab, kata dia, sejumlah pengusaha juga kerap memberikan masukan dan bertemu dengan perwakilan pemerintah.
"Karena kawan pengusaha kan misal ya, kita melihat secara kasat mata melalui Pak Luhut, Pak Bahlil, Pak Airlangga, banyak mendapat masukan perihal yg bersifat dengan kepemilikan modal," kata dia.