Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mengenal One Raffles Place Singapura Milik Mochtar Riady yang Mau Dijual
One Raffles Place. (onerafflesplace.com.sg)
  • Keluarga Mochtar Riady melalui OUE REIT berencana menjual gedung One Raffles Place di Singapura dengan harga indikatif sekitar 2,3 hingga 2,4 miliar dolar Singapura.
  • Kompleks One Raffles Place terdiri dari dua menara dan podium ritel enam lantai dengan luas sewa bersih sekitar 875 ribu kaki persegi serta status hak guna tanah bervariasi.
  • OUE REIT masih menjajaki minat pasar tanpa kepastian transaksi, namun kabar penjualan ini membuat saham OUE REIT dan OUE naik lebih dari empat persen di bursa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Singapura, IDN Times - Keluarga konglomerat asal Indonesia, Mochtar Riady, berencana menjual salah satu gedung pencakar langit di Singapura, One Raffles Place, melalui OUE REIT.

Dilansir Citi Commercial, aset premium di kawasan Central Business District (CBD) ini dipasarkan seiring membaiknya sentimen investasi properti yang didorong oleh penurunan suku bunga.

Seluruh pemilik gedung yang terhubung langsung dengan Stasiun MRT Raffles Place tersebut dilaporkan telah menunjuk CBRE dan JLL sebagai agen pemasaran. Harga indikatif untuk 100 persen kepemilikan aset ini diperkirakan menembus angka 2,3 miliar dolar hingga 2,4 miliar dolar Singapura.

1. Spesifikasi One Raffles Place

One Raffles Place. (onerafflesplace.com.sg)

One Raffles Place bukan sekadar gedung perkantoran biasa. Kompleks tersebut terdiri dari dua menara setinggi 62 lantai dan 38 lantai, serta dilengkapi podium ritel enam lantai. Total luas bersih yang dapat disewakan (net lettable area) mencapai sekitar 875 ribu kaki persegi.

Secara teknis, aset properti ini menempati empat bidang tanah dengan status hak guna (leasehold) yang beragam. Salah satu bidang tanah memiliki masa sewa fantastis hingga 841 tahun yang terhitung sejak November 1985.

​Sementara itu, tiga bidang tanah lainnya memiliki masa sewa selama 99 tahun, dengan rincian dua bidang dimulai sejak Mei 1983 dan satu bidang sisanya terhitung mulai November 1985.

2. Jejak panjang kepemilikan Lippo Group

One Raffles Place. (onerafflesplace.com.sg)

Perjalanan One Raffles Place bermula dari pendirian OUBC pada Juni 1980, sebuah perusahaan patungan antara OUB dan afiliasinya, OUE. Sebelum konstruksi fisik dimulai pada Oktober 1984, Kuwait Investment Office (KIO) sempat masuk dengan mengambil 33,33 persen saham.

Kompleks yang awalnya bernama OUB Centre itu akhirnya rampung pada 1986 dengan sentuhan tangan dingin arsitek Kenzo Tange. ​Dinamika kepemilikan mulai bergeser pada 2001 saat UOB melakukan akuisisi terhadap OUB demi memperkuat daya saing perbankan Singapura.

Kondisi tersebut berlanjut pada kebijakan pemerintah Singapura yang mewajibkan bank memisahkan bisnis non-keuangan, yang kemudian memicu UOB menjual 55 persen saham OUE kepada kongsi Lippo Group dan taipan Malaysia, Ananda Krishnan pada 2006.

​Namun, pecah kongsi terjadi pada 2010 akibat memburuknya hubungan kedua pihak, yang berujung pada pengambilalihan seluruh saham Krishnan oleh keluarga Riady. Di sisi lain, UOB juga terus memangkas kepemilikannya di OUBC hingga tersisa 10 persen dengan melepas sisa saham ke beberapa entitas seperti UOL Group dan Khattar Holdings.

​Pengembangan besar-besaran kembali dilakukan pada 2008 melalui pembangunan menara baru setinggi 38 lantai (Tower Two) yang dirancang oleh Paul Tange, putra dari Kenzo Tange.

Proyek ini rampung pada 2012, diikuti dengan penambahan dua lantai serta dek observasi pada Tower One, serta renovasi mal yang dibuka kembali pada 2014. Seluruh rangkaian properti ini kemudian resmi menyandang nama One Raffles Place.

​Struktur kepemilikan akhirnya semakin solid bagi keluarga Riady ketika OUE membeli saham KIO pada 2015, yang membuat kepemilikan OUE melonjak ke angka 83,33 persen. Seluruh saham tersebut kemudian dialihkan ke OUE Commercial REIT (sekarang OUE REIT) setelah melalui proses merger dan rebranding hingga tahun 2024.

3. Masih tahap penjajakan minat pasar

One Raffles Place. (onerafflesplace.com.sg)

Dilansir Forbes, Manajer OUE REIT menyatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penjajakan untuk mengukur minat pasar terhadap properti tersebut. Meski demikian, manajemen menegaskan belum ada jaminan transaksi akan terealisasi dalam waktu dekat.

OUE REIT sendiri merupakan unit pengelola properti milik keluarga Riady yang dipimpin oleh Stephen Riady, putra Mochtar Riady. Kabar rencana penjualan ini langsung direspons positif oleh pasar, di mana saham OUE REIT sempat terkerek naik 4,2 persen dan saham OUE melonjak hingga 4,3 persen pada perdagangan Jumat.

Editorial Team