Jakarta, IDN Times - Setelah pandemik COVID-19 berakhir, budaya bekerja di kantor atau work from office (WFO) kembali digencarkan perusahaan global maupun domestik. Meski begitu, menurut 5758 Creative Lab, sejumlah organisasi tetap bertahan dengan fleksibilitas.
Namun, dalam implementasinya, cara meningkatkan produktivitas terus menjadi pertanyaan apabila diiringi dengan mekanisme bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) atau model kerja jarak jauh (remote work).
CEO 5758 Creative Lab, Barlieve Xaverina mengatakan, mekanisme kerja itu tetap efektif dalam menjaga pertumbuhan produktivitas. Namun, hal itu berlaku selama WFA atau remote work tidak diposisikan hanya sebagai fasilitas. Dia menilai, WFA atau remote work harus dilihat sebagai strategi organisasi yang dibangun secara menyeluruh dan terintegrasi.
“Banyak organisasi masih memperdebatkan di mana orang harus bekerja. Bagi kami, pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana membangun sistem yang membuat orang tetap bertumbuh, saling percaya, dan mampu menghasilkan dampak,” kata Barlieve dikutip Sabtu, (1/8/2026).
.jpg)