Jakarta, IDN Times - Beredar sebuah video di media sosial yang menampilkan sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa seolah-olah menyatakan sedang mencari 700 orang tercepat untuk diberikan bantuan.
Dalam video yang beredar, narasi tersebut menimbulkan kesan seolah-olah pemerintah membuka kesempatan bantuan langsung kepada masyarakat secara cepat. Namun, Kemenkeu menegaskan bahwa pernyataan itu tidak pernah disampaikan oleh Menteri Keuangan dan bukan berasal dari kanal resmi pemerintah.
Melalui laman resminya, Kementerian Keuangan melalui Biro Komunikasi dan Layanan Informasi serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menyatakan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi digital menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang meniru wajah dan suara tokoh publik sehingga tampak seolah-olah nyata.
Kemenkeu juga menegaskan bahwa mekanisme penyaluran bantuan atau hibah negara tidak dilakukan secara langsung kepada individu melalui klaim seperti dalam video tersebut. Program bantuan pemerintah hanya disalurkan melalui mekanisme resmi sesuai peraturan, termasuk untuk mendukung pembangunan nasional, penanggulangan bencana, serta bantuan kemanusiaan kepada lembaga atau pihak yang berwenang.
Seluruh informasi resmi terkait kebijakan fiskal, bantuan pemerintah, maupun realisasi anggaran hanya dipublikasikan melalui kanal resmi berikut:
Website resmi: https://www.kemenkeu.go.id
Portal PPID: https://e-ppid.kemenkeu.go.id
Akun media sosial resmi Kemenkeu yang telah terverifikasi
Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap konten di media sosial yang mencatut nama pejabat negara, terutama yang menawarkan bantuan atau meminta data pribadi. Masyarakat diminta selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi tersebut.
Jika menemukan konten serupa, masyarakat dapat melaporkannya melalui layanan Kemenkeu PRIME di nomor 134 atau WhatsApp 0813-1000-4134 pada hari kerja, Senin hingga Jumat pukul 08.00–16.00 WIB.
Kemenkeu menegaskan kembali bahwa video yang menyebut Menteri Keuangan mencari 700 orang tercepat untuk menerima bantuan adalah tidak benar dan termasuk informasi menyesatkan (hoaks).
