Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Produk Buy 1 Get 1 Sangat Efektif Menarik Pembeli?

Kenapa Produk Buy 1 Get 1 Sangat Efektif Menarik Pembeli?
ilustrasi promo beli 1 gratis 1 (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Promosi buy 1 get 1 efektif karena kata 'gratis' memicu kepuasan psikologis dan membuat pembeli merasa mendapatkan lebih tanpa mengeluarkan biaya tambahan.
  • Strategi ini meningkatkan persepsi nilai dan memberi sensasi 'untung besar', sehingga pembeli merasa keputusan mereka cerdas meski nilai ekonominya setara dengan diskon biasa.
  • Batas waktu promosi menciptakan efek FOMO, mendorong pembelian impulsif, sementara konsep sederhana 'dapat satu gratis' lebih mudah dipahami dibandingkan potongan persentase.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Awalnya kamu hanya ingin jalan-jalan di mal, tapi begitu lihat booth minuman dengan tulisan "Buy 1 Get 1", tiba-tiba rasanya ingin beli. Akhirnya dua minuman masuk ke keranjang, padahal sebelumnya kamu mungkin bahkan tidak berencana membeli sama sekali. Pernah mengalami hal ini?

Strategi promosi buy 1 get 1 atau sering disingkat B1G1 memang termasuk salah satu jurus pemasaran paling ampuh yang digunakan toko, restoran, supermarket, hingga platform belanja online. Menariknya, promosi ini sering kali terasa lebih menggoda dibandingkan dengan diskon biasa, seperti potongan 50 persen, meskipun secara hitungan matematis nilainya bisa jadi sama. Namun, kenapa promosi produk buy 1 get 1 sangat efektif menarik pembeli?

1. Pembeli sangat menyukai sesuatu yang terasa gratis

ilustrasi perempuan sedang berbelanja
ilustrasi perempuan sedang berbelanja (freepik.com/tonodiaz)

Alasan terbesar di balik kesuksesan promosi buy 1 get 1 adalah satu kata sederhana: gratis. Kata "gratis" memiliki efek psikologis yang sangat kuat pada manusia. Saat melihat tulisan "Gratis 1", kita cenderung lebih fokus pada hadiah tambahan tersebut daripada uang yang sebenarnya tetap harus dikeluarkan.

Misalnya, membeli satu kopi seharga Rp30 ribu lalu mendapatkan satu lagi secara gratis terasa jauh lebih menyenangkan dibandingkan dengan melihat tulisan "Diskon 50 persen untuk pembelian dua kopi", padahal nilai ekonominya sebenarnya hampir sama. Rasa mendapatkan sesuatu tanpa biaya tambahan menciptakan kepuasan tersendiri bagi konsumen.

2. Pembeli merasa mendapatkan keuntungan besar

ilustrasi belanja online
ilustrasi belanja online (pexels.com/Negative Space)

Buy 1 get 1 memberikan kesan bahwa pembeli memperoleh nilai lebih besar dari uang yang mereka keluarkan. Perasaan ini sering disebut sebagai perceived value atau nilai yang dirasakan. Saat seseorang membayar satu produk lalu membawa pulang dua produk, muncul sensasi "untung banyak". Bahkan, jika harga awal produk sudah diperhitungkan oleh penjual, pembeli tetap merasa telah membuat keputusan yang cerdas. Perasaan menang ini sering kali lebih penting daripada nilai diskon sebenarnya.

3. Membuat orang takut kehilangan kesempatan

ilustrasi berbelanja di supermarket
ilustrasi berbelanja di supermarket (unsplash.com/Ninthgrid)

Promosi buy 1 get 1 hampir selalu disertai batas waktu, seperti:

  • Hanya hari ini

  • Berlaku sampai akhir pekan

  • Selama persediaan masih ada

Kondisi ini memicu fenomena psikologis yang dikenal sebagai fear of missing out atau FOMO. Ketika orang merasa kesempatan tersebut terbatas, mereka cenderung mengambil keputusan lebih cepat agar tidak menyesal di kemudian hari. Banyak pembelian impulsif terjadi karena konsumen berpikir, "Kalau gak beli sekarang, nanti rugi." Padahal sebelumnya mereka mungkin tidak membutuhkan produk tersebut sama sekali.

4. Terlihat lebih menarik daripada diskon biasa

ilustrasi diskon
ilustrasi diskon (unsplash.com/Markus Spiske)

Menariknya, penelitian tentang pemasaran yang dipublikasikan dalam Journal of Business Research tahun 2019 menunjukkan bahwa banyak konsumen lebih menyukai buy 1 get 1 dibandingkan dengan diskon persentase biasa. Sebagai contoh:

  • Diskon 50 persen untuk pembelian dua barang

  • Buy 1 get 1

Secara hitungan, keduanya hampir identik. Namun, promosi kedua biasanya menghasilkan penjualan yang lebih tinggi. Hal ini karena manusia lebih mudah memahami konsep "dapat satu gratis" dibandingkan dengan menghitung persentase potongan harga. Semakin sederhana sebuah penawaran dipahami, semakin besar kemungkinan orang untuk mengambilnya.

5. Cocok untuk dibagikan dengan orang lain

ilustrasi berbelanja bersama
ilustrasi berbelanja bersama (pexels.com/Arina Krasnikova)

Promosi buy 1 get 1 juga terasa lebih praktis karena produk tambahan bisa diberikan kepada orang lain. Misalnya:

  • membeli dua kopi untuk teman kantor,

  • membeli dua burger untuk pasangan,

  • membeli dua tiket masuk untuk anggota keluarga,

  • Atau membeli dua produk perawatan untuk stok di rumah.

Karena produk tambahan tidak harus digunakan sendiri, hambatan untuk membeli menjadi jauh lebih kecil.

Kekuatan utama promosi produk buy 1 get 1 sangat efektif menarik pembeli karena cara otak manusia memandang nilai, kesempatan, dan hadiah gratis. Itulah sebabnya tulisan sederhana seperti "Buy 1 Get 1" masih menjadi salah satu senjata pemasaran paling ampuh di dunia hingga hari ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More