Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mentan Sidak Ruang Kerja Pegawai, Heran Dipenuhi Galon Air

Screenshot_20260124_121750_TikTok.jpg
Mentan Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak di lingkungan Kementan. (tangkapan layar TikTok)
Intinya sih...
  • Pegawai diminta membawa galon sendiri ke kantor
  • Ruang kerja dinilai tidak tertata dan kurang rapi
  • Amran ingatkan pentingnya kenyamanan ruang kerja
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyoroti kondisi ruang kerja pegawai saat melakukan inspeksi mendadak di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).

Dalam sidak tersebut, berdasarkan video yang viral di media sosial (medsos) TikTok LambeTani, Amran meminta seluruh galon air minum yang berada di ruangan dinaikkan ke atas meja sehingga memperlihatkan jumlahnya.

Amran tampak terkejut melihat banyaknya galon air minum yang tersebar di dalam ruangan kerja dan ruang rapat. Dia meminta agar galon-galon tersebut dikumpulkan di atas meja untuk menunjukkan kondisi sebenarnya dari ruangan tersebut.

"Naik di meja semua, semua. Ini galon kasih naik di meja semua. Galon, naik di meja. Semua galon di meja," kata Amran dikutip dari video viral, Sabtu (24/1/2026).

1. Pegawai mengaku diminta membawa galon sendiri ke kantor

Screenshot_20260124_121810_TikTok.jpg
Mentan Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak di lingkungan Kementan. (tangkapan layar TikTok)

Salah satu pegawai menjelaskan setiap pegawai diminta membawa galon minum masing-masing karena kantor tidak lagi menyediakan air minum. Penjelasan itu ditanggapi Amran dengan sejumlah pertanyaan terkait ketersediaan fasilitas dasar di ruang kerja.

"Disuruh masing-masing bawa galon karena kantor ndak belikan galon lagi," kata salah satu pegawai.

Amran menanyakan apakah air minum tersedia di ruangan tersebut. Seorang staf sempat menyebut air minum ada, namun pernyataan itu berbeda dengan keterangan staf perempuan yang menyampaikan memang tidak tersedia.

Mendengar hal tersebut, Amran mempertanyakan alasan tidak tersedianya air minum dan meminta penjelasan dari pejabat struktural yang bertanggung jawab. Menurut Amran, alasan tidak adanya air minum dinilai tidak masuk akal.

"Gimana enggak ada air minum, ndak masuk akal kau Direktur. Di mana alasannya ndak ada air minum? Kayak anak kecil alasannya," ujar Amran.

2. Ruang kerja dinilai tidak tertata dan kurang rapi

Screenshot_20260124_121745_TikTok.jpg
Mentan Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak di lingkungan Kementan. (tangkapan layar TikTok)

Selain menyoroti galon air minum, Amran juga memperhatikan kondisi fisik ruangan. Dia menilai penataan ruang rapat tidak rapi dan terlihat kurang terawat. Beberapa bagian ruangan disebut tampak menguning dan mengganggu pandangan.

Amran juga menyinggung kursi yang masih terbungkus plastik dan mempertanyakan apakah kondisi tersebut memang dibiarkan seperti itu. Dia menyebut sejumlah bagian ruangan tidak beres dan menyampaikan keluhannya.

"Ini juga tidak beres, jadi ini semua tidak beres semua, Bapak, ah," tuturnya sambil menghela napas.

3. Amran ingatkan pentingnya kenyamanan ruang kerja

Screenshot_20260124_121736_TikTok.jpg
Mentan Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak di lingkungan Kementan. (tangkapan layar TikTok)

Dalam kesempatan itu, Amran menekankan pentingnya kenyamanan ruang kerja bagi pegawai. Dia menyampaikan ruangan kerja seharusnya bersih dan nyaman karena sebagian besar waktu pegawai dihabiskan di kantor.

Amran juga menyinggung soal jam kerja. Dia menyebut waktu yang dihabiskan pegawai di kantor lebih banyak dibandingkan di rumah.

Saat seorang staf menyampaikan jam kerja berlangsung delapan jam dan kerap melebihi itu hingga 17 jam, Amran menanggapi dengan menyebut dedikasi waktu tersebut berkaitan dengan jenjang karier dan tanggung jawab.

"Umurmu lebih banyak di sini kalau mau jadi menteri, kalau mau jadi dirjen, minimal dubes, minimal atase. Jadi kalau kau mau berhasil ya 17 jam. Kalau saya 20 jam. Ya, ini ubah semua," kata Amran.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Business

See More

Harga Emas Antam Naik Rp7 Ribu Tembus Rekor Baru, Ini Rinciannya

24 Jan 2026, 15:00 WIBBusiness