- Bath Thailand melemah 0,04 persen
- Pesso Filipina melemah 0,02 persen
- Won Korea melemah 2,88 persen
- Yen Jepang melemah 0,27 persen
- Rupee India menguat 0,53 persen
- Dolar Taiwan menguat 0,02 persen
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.851 per Dolar AS

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar atau kurs rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan, Rabu (11/3/2026).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat ke level Rp16.851 per dolar AS. Rupiah tercatat menguat 12 poin atau 0,07 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
1. Mata uang di Asia bergerak variatif
Mata uang di Asia bergerak variatif, rinciannya:
2. Rupiah akan menguat secara terbatas
Pengamat pasar uang, Lukman Leong mengatakan nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan hari ini dengan potensi penguatan tipis.
Sentimen positif datang dari penurunan harga minyak dunia yang sebelumnya sempat melonjak akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
3. Rupiah diproyeksi masih dibayangi risikp ketegangan geopolitik di Iran
Meski demikian, pergerakan rupiah masih dibayangi ketidakpastian geopolitik menyusul konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang belum mereda. Ketegangan tersebut meningkatkan risiko global dan mendorong investor cenderung mencari aset aman seperti dolar AS.
"Namun perang AS-Israel-Iran yang masih intense masih akan terus membebani rupiah. Range Rp16.800-Rp16.950," jelasnya.


















