Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menanggapi wacana yang sempat ramai diperbincangkan terkait usulan penghapusan Pertalite dan diganti dengan Pertamax Green 92 mulai 2024.
Usulan tersebut pernah ditawarkan oleh PT Pertamina (Persero) dalam rangka menjalankan Program Langit Biru. Sejalan dengan itu, Pertamina telah mengembangkan bahan bakar campuran Pertalite dengan 7 persen etanol (E7) untuk meningkatkan kualitas BBM menjadi RON 92.
Arifin tak mempermasalahkan usulan penggantian Pertalite dengan Pertamax Green 92, asalkan Pertamina dapat menyediakan produk tersebut tanpa menimbulkan beban tambahan, seperti peningkatan biaya atau yang lainnya.
“Ya kalau memang bisa disediakan dengan tidak ada beban tambahan, boleh saja,” kata Arifin di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2024).
