Jakarta, IDN Times - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo merespons sorotan Istana terhadap gaya komunikasinya. Dody menilai masukan tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi yang biasa dilakukan.
"Ya enggak apa-apa, kan kalau kalau gitu kan review biasa aja. Jadi kalau ya mungkin begini, mungkin ya anu ya biasa aja," katanya kepada jurnalis di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Dody mengatakan, siap mengubah gaya maupun pola komunikasinya apabila memang dinilai perlu. Dody juga berencana berdiskusi kembali dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengenai gaya komunikasi yang dinilai lebih tepat.
"Kalau menurut saya, saya harus diubah ya, mungkin saya ubah. Mungkin nanti saya akan diskusi ulang dengan Pak Mensesneg, gaya komunikasi seperti apa yang yang mungkin belum pantas gitu," paparnya.
Saat ditanya apakah berbagai isu yang beredar di media sosial (medsos) mempengaruhi kinerja Kementerian PU, Dody mengaku sejauh ini belum melihat adanya dampak terhadap pelaksanaan tugas di kementeriannya.
"So far sih enggak ada ya kayaknya. Enggak ada (pengaruhnya ke kinerja Kementerian PU)," ujar Dody.
Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya mengatakan, semua tindakan dan gaya bahasa menteri di Kabinet Merah Putih tidak luput dari evaluasi Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi kalaupun ada yang berkenaan dengan masalah menteri, salah seorang menteri yang kemudian dianggap cara menyampaikan sesuatu ke publik itu dianggap kurang pas, nah itu menjadi catatan untuk nanti kami komunikasi dan kita berharap akan diperbaiki gitu," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/7).
Menurutnya, Istana juga rutin mengevaluasi anggota Kabinet Merah Putih. Prasetyo mengatakan, evaluasi itu juga dimaknai saling berkoordinasi untuk memberikan masukan terhadap konteks program yang saling berkaitan.
