Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Merdeka Gold Resources Perluas Eksplorasi Tambang Emas Pani di Gorontalo
Tambang Emas Pani (Dok. PT Merdeka Gold Resources Tbk)
  • PT Merdeka Gold Resources memulai program deep drilling sedalam 3.600 meter di Tambang Emas Pani, Gorontalo, untuk memperbesar cadangan dan memperpanjang umur tambang yang kini memiliki potensi 7 juta ounces emas.
  • Selain di Pani, EMAS juga mengembangkan area Kolokoa dengan 54 lubang bor dan target eksplorasi 20–40 juta ton bijih emas, hasil estimasi sumber daya akan diumumkan kuartal II-2026.
  • Produksi awal Tambang Emas Pani dimulai Oktober 2025 dengan fasilitas heap leach berkapasitas 8 juta ton per tahun, ditargetkan naik menjadi 12 juta ton pada 2029 dan puncak produksi pada 2031.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mulai menjalankan program deep drilling sedalam 3.600 meter di Tambang Emas Pani, Gorontalo. Langkah ini dilakukan untuk mengerek potensi sumber daya emas yang saat ini sudah mencapai 7 juta ounces.

Program pengeboran dalam tersebut menjadi bagian dari strategi Perseroan memperpanjang umur tambang sekaligus memperbesar cadangan emas di salah satu proyek emas terbesar di Indonesia.

1. EMAS incar tambahan cadangan emas baru

Tambang Emas Pani (Dok. PT Merdeka Gold Resources Tbk)

Tambang Emas Pani yang berada di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, saat ini memiliki estimasi sumber daya mineral sebesar 291,5 juta ton dengan kadar emas 0,75 gram per ton. Jumlah itu setara dengan sekitar 7 juta ounces emas.

EMAS menilai masih ada potensi mineralisasi emas di luar area pengeboran sebelumnya. Oleh karena itu, program deep drilling terbaru difokuskan untuk menguji kelanjutan mineralisasi emas di area yang lebih dalam.

Tahap awal pengeboran mencakup enam lubang bor. Saat ini satu unit rig sudah beroperasi dan rig kedua dijadwalkan mulai bekerja bulan depan. Jika hasil awal dinilai positif, Perseroan bakal memperbesar skala eksplorasi.

“Seiring dimulainya produksi di Pani, Perseroan kini berada dalam posisi yang lebih strategis untuk melanjutkan pengujian potensi mineralisasi pada area yang lebih dalam melalui enam titik bor yang telah dirancang dengan matang. Program ini juga memiliki fleksibilitas untuk dikembangkan lebih lanjut apabila hasil pengeboran menunjukkan potensi yang positif,” ujar Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke Abidin dalam keterangan resminya, Jumat (29/5/2026).

2. Target eksplorasi baru di Kolokoa mulai terlihat

Dok. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)

Selain fokus di Pani, EMAS juga melanjutkan pengembangan area Kolokoa. Perseroan telah menyelesaikan program pengeboran awal sebanyak 54 lubang bor dengan total kedalaman mencapai 11.701,6 meter.

Dalam waktu enam bulan dan biaya sekitar 2,4 juta dolar AS, EMAS berhasil menetapkan target eksplorasi di Kolokoa pada kisaran 20 juta hingga 40 juta ton dengan kadar emas 0,3 gram/ton hingga 0,5 gram/ton. Saat ini perseroan tengah menyiapkan estimasi perdana sumber daya mineral yang ditargetkan diumumkan pada kuartal II-2026.

3. Produksi emas Pani sudah mulai berjalan

Tambang Emas Pani (Dok. PT Merdeka Gold Resources Tbk)

Tambang Emas Pani mulai melakukan kegiatan penambangan awal sejak Oktober 2025. Produksi emas perdana tercapai pada Februari 2026 dan penjualan emas pertama dilakukan pada Maret 2026.

Saat ini produksi didukung fasilitas heap leach berkapasitas awal 8 juta ton per tahun. Ke depan, Perseroan juga menargetkan pembangunan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) yang mulai beroperasi pada 2028.

Kapasitas produksi ditargetkan meningkat menjadi 12 juta ton per tahun pada 2029, dengan potensi produksi puncak mencapai sekitar 545 ribu ounces emas per tahun pada 2031.

Editorial Team

Related Article