Jakarta, IDN Times – Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan tautan yang diklaim sebagai akses pendaftaran rekrutmen pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih 2026. Link tersebut beredar di Facebook dan disebut sebagai kesempatan kerja resmi dari pemerintah dengan gaji yang diklaim mencapai Rp5–9 juta per bulan.
Dalam unggahan yang beredar, disebutkan sejumlah syarat pendaftaran, mulai dari usia 18–40 tahun, pendidikan minimal SMA, hingga bersedia ditempatkan di daerah masing-masing. Warganet kemudian diarahkan untuk mengklik tautan pendaftaran yang disertakan. Namun, benarkah informasi tersebut?
Setelah dilakukan penelusuran, tautan itu tidak mengarah ke situs resmi pemerintah maupun instansi terkait rekrutmen Kopdes Merah Putih. Sebaliknya, halaman yang dituju justru meminta pengisian data pribadi seperti nama lengkap dan akun Telegram.
Pola tersebut mengindikasikan phishing, yakni modus penipuan digital yang bertujuan mencuri data pribadi korban untuk disalahgunakan. Dengan demikian, tautan tersebut bukan merupakan jalur resmi pendaftaran rekrutmen. Sementara itu, pemerintah memang membuka rekrutmen pegawai Kopdes Merah Putih, namun dilakukan melalui mekanisme resmi dan jadwal yang telah ditetapkan.
Rekrutmen resmi tersebut dibuka pada 15–24 April 2026 untuk posisi manajer Kopdes Merah Putih dengan kuota sekitar 30.000 orang. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi rekrutmen pemerintah.
Adapun, Kementerian Koperasi telah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hoaks dan modus penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen Kopdes Merah Putih. Imbauan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Kemenkop pada 24 Maret 2025.
“Baru-baru ini beredar informasi hoaks terkait rekrutmen Pegawai Koperasi Desa Merah Putih di media sosial. Kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar,” tulis Kemenkop.
Dengan demikian, tautan yang beredar di media sosial tersebut dipastikan merupakan modus pencurian data pribadi atau phishing dan tidak mengarah ke laman resmi rekrutmen Kopdes Merah Putih.
