Ilustrasi Obligasi/Surat Berharga (IDN Times/Aditya Pratama)
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa Danantara masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Karena itu, pemerintah mendorong manajemen Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan pengelolaan aset negara.
"Dalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh," ujar Prabowo.
Prabowo menilai perusahaan yang dikelola secara optimal umumnya mampu menghasilkan tingkat pengembalian aset (return on assets/ROA) minimal 10 persen. Namun pada tahap awal, pemerintah menargetkan Danantara dapat memberikan imbal hasil setidaknya 5 persen per tahun kepada negara.
Menurut Prabowo, Danantara diharapkan berkembang menjadi lembaga pengelola investasi negara yang setara dengan sovereign wealth fund global. Ke depan, lembaga tersebut juga diharapkan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional melalui optimalisasi aset negara dan pembiayaan berbagai proyek strategis.