Jakarta, IDN Times - Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) nasional seperti Pertamina dan Medco untuk mengalihkan hasil produksi minyak mereka di luar negeri ke dalam negeri.
Langkah tersebut dinilai strategis untuk memenuhi kebutuhan BBM domestik dengan mengolah minyak tersebut di kilang lokal menggunakan harga publish rate.
”Saya sepakat dan mendukung perusahaan migas asal Indonesia untuk membawa pulang minyak dari luar negeri (dan mengolah di kilang di dalam negeri dengan harga publish rate). Karena dari sisi bisnis ada selisih sedikit, namun yang penting dalam negeri terpenuhi dahulu,” kata Komaidi dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).
Dia menilai ketersediaan stok di dalam negeri menjadi prioritas utama guna menghindari krisis energi parah seperti yang terjadi di Filipina, di mana kelangkaan pasokan memicu lonjakan harga hingga 70 persen.
