Lewat Tring! Pegadaian Hadirkan Layanan Keuangan Inklusif dan Modern

- Pegadaian merayakan usia ke-125 tahun dengan meluncurkan aplikasi Tring! sebagai langkah besar menuju layanan keuangan digital yang inklusif, aman, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.
- Dalam enam bulan sejak peluncuran, Tring! mencatat lebih dari 5 juta pengguna dan 25 juta transaksi senilai hampir Rp60 triliun, menunjukkan pertumbuhan pesat nasabah aktif dan transaksi emas digital.
- Transformasi digital lewat Tring! berkontribusi signifikan pada kinerja finansial Pegadaian dengan Outstanding Loan mencapai Rp4,3 triliun, memperkuat peran perusahaan dalam mendorong inklusi keuangan nasional.
Jakarta, IDN Times – Menandai usia ke-125 tahun, PT Pegadaian terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan modern. Melalui aplikasi Tring!, Pegadaian berhasil melakukan lompatan besar dalam transformasi digital, menciptakan ekosistem keuangan yang praktis, aman, dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
1. Pertumbuhan pesat pengguna

Sejak resmi diluncurkan pada 8 Oktober 2025, Tring! telah menunjukkan performa yang impresif. Hanya dalam kurun waktu kurang dari enam bulan, platform ini mencatatkan pertumbuhan pengguna yang sangat pesat.
Hingga kuartal pertama 2026, Tring! telah dipercaya oleh lebih dari 5 juta nasabah dengan akumulasi lebih dari 25 juta transaksi digital yang mencapai nilai transaksi hampir Rp60 triliun.
2. Komitmen memberikan solusi keuangan terbaik

Direktur TI & Digital PT Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu menyampaikan bahwa memasuki usia ke-125, Pegadaian membuktikan bahwa tradisi dan inovasi dapat berjalan beriringan khususnya melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. “Aplikasi Tring! bukan sekadar platform digital, melainkan komitmen kami untuk terus relevan bagi setiap generasi dan memastikan bahwa solusi keuangan terbaik kini berada dalam genggaman seluruh masyarakat Indonesia,” jelas Yos.
Pemanfaatan layanan secara aktif juga terus meningkat. Tercatat, lebih dari 4 juta nasabah aktif bertransaksi melalui platform ini sepanjang kuartal pertama 2026. Angka transaksi pada periode tersebut melampaui 15 juta transaksi, atau melonjak drastis sebesar 215 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan nasabah aktif mencapai 183 persen (yoy).
Sebagai pemimpin pasar di sektor gadai dan emas, Pegadaian sukses menjadikan fitur layanan emas digital sebagai magnet utama di aplikasi Tring!. Data periode Januari hingga Maret 2026 menunjukkan performa yang sangat solid, di antaranya Top Up Tabungan Emas yang mencapai lebih dari 3,3 ton, diikuti oleh pembukaan Mulia Ultimate Konvensional sebesar 500 kilogram, serta Tabungan Emas Rencana sebesar 205 kilogram. Capaian ini semakin menegaskan posisi emas sebagai salah satu produk unggulan dalam ekosistem digital Pegadaian.
3. Tring! Berdampak pada kinerja finansial

Transformasi digital ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi nasabah, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja finansial Pegadaian. Hingga akhir kuartal pertama 2026, Outstanding Loan (OSL) melalui Tring! telah menembus angka Rp4,3 triliun. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat mulai beralih menggunakan kanal digital untuk kebutuhan pembiayaan mereka.
“Pengembangan Tring! merupakan langkah strategis dalam merespons perubahan perilaku konsumen yang kian mengandalkan teknologi. Dengan ekosistem yang terus berkembang, Pegadaian berupaya memastikan akses layanan keuangan dapat menjangkau masyarakat kapan saja dan di mana saja,” tambah Yos.
Memasuki usia ke-125, Pegadaian tidak hanya sekadar bertahan, tetapi terus berinovasi. Melalui penguatan fitur-fitur di aplikasi Tring!, perusahaan optimis dapat terus meningkatkan kontribusi transaksi digital terhadap bisnis secara keseluruhan, sekaligus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional. (WEB)








.jpg)










