Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemerintah Klaim Konflik Timur Tengah Bikin RI Makin Dilirik Investor
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani. (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Ketegangan di Timur Tengah justru membuka peluang baru bagi Indonesia karena investor mulai melirik negara ini sebagai tujuan investasi yang lebih stabil dan menjanjikan.
  • Stabilitas politik, keamanan, serta iklim investasi yang terjaga menjadi daya tarik utama bagi para pemodal untuk menanamkan modal jangka panjang di Indonesia.
  • Kebijakan luar negeri non-blok dan upaya pemerintah menekan ketidakpastian ekonomi memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi strategis di tengah dinamika global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
13 April 2026

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan di Komisi XII DPR RI bahwa ketegangan di Timur Tengah membuka peluang investasi bagi Indonesia. Ia menjelaskan investor yang biasa beroperasi melalui kawasan tersebut mulai menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah Indonesia.

kini

Pemerintah fokus meminimalisir faktor ketidakpastian untuk menjaga iklim investasi. Upaya ini diyakini akan memperkuat kepercayaan investor terhadap Indonesia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa ketegangan di Timur Tengah justru meningkatkan minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia karena dianggap sebagai tujuan investasi yang stabil dan menjanjikan.
  • Who?
    Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan pernyataan tersebut dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di kompleks DPR RI, Jakarta, saat pertemuan resmi antara Kementerian Investasi dan anggota Komisi XII.
  • When?
    Pemaparan dilakukan pada Senin, 13 April 2026, bersamaan dengan pembahasan kondisi investasi nasional di tengah situasi global yang bergejolak.
  • Why?
    Kondisi politik dan keamanan Indonesia yang stabil serta posisi non-blok dinilai menarik bagi investor yang mencari alternatif aman dari ketidakpastian akibat konflik Timur Tengah.
  • How?
    Pemerintah aktif menjalin komunikasi dengan calon investor internasional sambil memperkuat kebijakan untuk mengurangi faktor ketidakpastian dan menjaga iklim investasi tetap kondusif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada Pak Rosan yang bilang sekarang banyak orang luar mau tanam uang di Indonesia. Katanya karena di Timur Tengah lagi ribut, jadi mereka cari tempat aman. Mereka lihat Indonesia tenang dan damai. Pemerintah juga jaga supaya semua tetap stabil dan pasti. Sekarang banyak investor mau datang ke sini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan pemerintah menunjukkan bahwa Indonesia mampu memanfaatkan dinamika global secara konstruktif, dengan meningkatnya minat investor sebagai tanda kepercayaan terhadap stabilitas nasional. Sikap non-blok dan kebijakan luar negeri yang terbuka memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra yang dapat diterima semua pihak, sementara upaya menekan ketidakpastian mencerminkan komitmen serius menjaga iklim investasi yang sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan ketegangan yang terjadi di wilayah Timur Tengah justru membuka peluang bagi Indonesia.

Dia menyebutkan investor-investor yang biasa bergerak melalui kawasan tersebut kini menjalin komunikasi intensif dengan Indonesia. Ketertarikan para calon investor itu muncul karena mereka melihat Indonesia sebagai tujuan investasi yang semakin menjanjikan di tengah situasi global saat ini.

"Para investor yang melalui negara-negara Timur Tengah ini berbicara juga secara intens kepada kami dan kami pun secara aktif juga bertemu dengan para potensial investor itu dan mereka melihat Indonesia ini menjadi lebih menarik lagi," katanya di Komisi XII DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2026).

1. Stabilitas politik dan keamanan jadi daya tarik utama

ilustrasi bendera Indonesia (IDN Times/Aldila Muharma)

Rosan menjelaskan para investor menilai Indonesia memiliki kekuatan besar dalam menjaga perdamaian serta stabilitas. Hal itu mencakup kondisi politik, keamanan, hingga iklim investasi yang dinilai terjaga dan terus menunjukkan peningkatan.

Menurutnya, stabilitas merupakan faktor penting bagi para pemodal karena investasi bersifat komitmen jangka panjang. Dia menegaskan kemampuan Indonesia dalam memprioritaskan stabilitas tersebut telah terbukti.

"Jadi kepentingan stabilitas itu menjadi hal-hal yang sangat penting dan itu yang dibuktikan oleh Indonesia bahwa kita bisa menjaga stabilitas itu menjadi hal yang prioritas," ujarnya.

2. Posisi non-blok Indonesia berikan keuntungan ekonomi

ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Aditya Pratama)

Meski menghadapi tantangan dari sisi geopolitik dan geoekonomi global, Rosan memandang peluang tetap terbuka lebar bagi Indonesia. Hal tersebut disebabkan oleh posisi Indonesia sebagai negara yang bisa diterima oleh semua pihak.

Dia menyampaikan kebijakan luar negeri yang terbuka dan prinsip non-alignment atau tidak memihak membuat posisi Indonesia tetap strategis di tengah dinamika internasional.

"Di tengah tantangan meningkatnya geopolitik maupun geoekonomi akhir-akhir ini, tetapi justru kita melihat bahwa ini kesempatan juga selalu terbuka dan ada karena Indonesia adalah negara yang diterima oleh semua negara," papar Rosan.

3. Pemerintah tekan faktor ketidakpastian

Ilustrasi indeks ekonomi (IDN Times/Sukma Shakti)

Rosan menambahkan, terjaganya iklim investasi dan perdamaian di dalam negeri sejalan dengan upaya pemerintah yang konsisten meningkatkan program investasi.

Saat ini, fokus utama pemerintah adalah meminimalisir faktor ketidakpastian di berbagai tingkatan. Dia meyakini langkah perbaikan akan memberikan dampak positif terhadap kepercayaan para pemodal untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

"Nah memang yang kita coba kurangi sekarang adalah faktor ketidakpastian. Nah ini faktor ketidakpastian ini yang kita coba selalu perbaiki di segala level dan akibatnya ini juga berdampak positif," ujar Rosan.

Editorial Team