Jakarta, IDN Times - Badan Pangan Nasional (Bapanas) belum memutuskan apakah program bantuan pangan berupa telur dan daging ayam akan kembali digulirkan pada tahun ini. Keputusan tersebut masih menunggu hasil rapat koordinasi terbatas (rakortas) bidang pangan.
"(Bantuan pangan telur dan daging ayam) belum ada keputusan rakortas. Tentu nanti kita masih perlu menunggu. Jika dimungkinkan diputuskan, (tentu) kita lakukan," kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).
Sebagai informasi, pada 2023 dan 2024, Bapanas menugaskan ID FOOD melalui Kementerian BUMN untuk menyalurkan bantuan pangan bagi penanganan stunting kepada 1,4 juta keluarga. Setiap keluarga menerima 1 kilogram daging ayam dan 10 butir telur setiap bulan selama tiga bulan.
Program itu juga melibatkan ribuan peternak rakyat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga 2024, tercatat 8.778 peternak bermitra dalam penyaluran bantuan tersebut, terdiri atas 6.895 peternak ayam petelur dan 1.883 peternak ayam broiler.
