Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tekan Emisi Karbon di Pesisir, PTK Dorong Kebangkitan Ekonomi Tangkoko

Tekan Emisi Karbon di Pesisir, PTK Dorong Kebangkitan Ekonomi Tangkoko
Program Coastal Clean Up 2026, salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) untuk Kota Bitung, Sulawesi Utara. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Intinya Sih
  • PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menggelar Coastal Clean Up di Pantai Batu Putih Tangkoko, Bitung, untuk menekan emisi karbon dan mendukung kebangkitan ekonomi lokal melalui pariwisata berkelanjutan.
  • Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 37,82 ton sampah sejak 2023 hingga 2025 dengan potensi pengurangan emisi karbon sebesar 31,4 ton CO2E serta melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan.
  • Selain bersih pantai, PTK juga mengadakan Coastal Education guna meningkatkan kesadaran generasi muda dan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian pesisir Tangkoko.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bitung, IDN Times - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) kembali menggelar kegiatan bersih pantai atau Coastal Clean Up tahun ini. Kali ini, Coastal Clean Up yang merupakan salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTK digelar di Pantai Batu Putih Tangkoko, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

Pantai tersebut termasuk dalam kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Batu Putih, yang menjadi bagian dari Taman Nasional Tangkoko Batuangus.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PTK, Eko Cahyadi mengatakan, Tangkoko dipilih karena ada faktor kedekatan dengan PTK, di mana salah satu operasional PTK berada di Bitung, yakni di IntegratedTerminal Bitung. Lokasi ini menjadi titik strategis bagi distribusi energi di Sulawesi.

“Pantai Tangkoko memang lokasi yang unik. Ini merupakan tempat di mana garis wallace berada di sini. Jadi ada biota atau hewan yang memang unik di wilayah ini. Ada tarsius, ada yaki, dan kemudian di sini juga tempat titik pertemuan tiga coral line yang ada di laut di Pantai Tangkoko,” ucap Eko di Pantai Tangkoko, Sabtu (18/7/2026).

1. Tekan emisi karbon dan dorong kebangkitan ekonomi lokal

IMG_5330.jpeg
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), Eko Cahyadi. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Secara akumulatif, dari 2023 hingga 2025, program Coastal Clean Up PTK telah mengumpulkan total 37,82 ton sampah dengan partisipasi lebih dari 3.972 orang.

Dampak lingkungan yang dihasilkan yaitu potensi pengurangan emisi karbon sebesar 31,4 ton karbondioksida ekuivalen (CO2E). Angka itu setara dengan jumlah sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh 68 keluarga selama satu tahun penuh.

Eko mengatakan, kegiatan Coastal Clean Up mendorong kembalinya keindahan pantai. Hal itu membuka peluang untuk meningkatkan wisatawan ke pantai, sehingga mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat lokal.

“Menurut saya ini dapat kita kembangkan untuk menjadi daerah pariwisata. Tapi tadi, dengan tetap menjaga kelestarian pesisir pantai dan tetap menjaga kebersihan. Sebetulnya ini sangat berpotensi untuk menjadi daerah pusat pariwisata,” ujar Eko.

2. Bitung punya daya tarik unik yang tak dimiliki wilayah lain

IMG_5317.jpeg
Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Audy Lengkong. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Audy Lengkong mengatakan, Bitung adalah kota dengan jumlah penduduk hanya sekitar 200 ribu orang, tapi memiliki keunikan yang tak bisa ditemukan di wilayah lain.

Misalnya di Tangkoko, ada gunung berapi aktif, dan ada wilayah pesisir, di mana pantainya dihiasi dengan pasir hitam yang berasal dari gunung aktif tersebut. Pantai Tangkoko sendiri letaknya ada di Kelurahan Batu Putih Bawah, yang dinominasikan sebagai 50 besar Desa Wisata oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Itu luar biasa suatu kota, kota sedang dengan jumlah penduduk 200-an ribu tapi kita memiliki tempat yang sangat luar biasa,” tutur Audy.

3. Dorong peningkatan kesadaran masyarakat terkait kebersihan wilayah pesisir

Tekan Emisi Karbon di Pesisir, PTK Dorong Kebangkitan Ekonomi Tangkoko
Program Coastal Education 2026 yang digelar PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) di Pantai Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (18/7/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dalam acara itu, PTK juga menggelar program edukasi terkait pentingnya menjaga kebersihan wilayah pesisir, yaitu Coastal Education. PTK tidak hanya bergerak sendiri, namun melibatkan ,anajemen dan volunteer PTK dan Pertamina Group, pemerintah daerah, para komunitas dan mitra, serta siswa-siswi sekolah dasar yang merupakan generasi muda yang akan mewarisi alam pesisir Indonesia.

Eko mengatakan, edukasi merupakan bentuk investasi terpenting untuk menjaga kelestarian wilayah pesisir, khususnya di Tangkoko. Harapannya, program yang digelar hari ini bisa memberikan dampak nyata, dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

“Tentunya kami tidak berhenti di sini. Program TJSL ini sudah berjalan lebih dari tiga tahun. Tentunya ini akan berlanjut terus di tempat-tempat lain. Kita akan bikin program-program pelestarian lingkungan, TJSL yang baru, yang semoga ini menginspirasi juga buat perusahaan-perusahaan lain di Indonesia,” kata Eko.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More