- Harga emas 0,5 gram: Rp1,357 juta
- Harga emas 1 gram: Rp2,614 juta
- Harga emas 2 gram: Rp5,168 juta
- Harga emas 3 gram: Rp7,727 juta
- Harga emas 5 gram: Rp12,845 uta
- Harga emas 10 gram: Rp25,635 juta
- Harga emas 25 gram: Rp63,962 juta
- Harga emas 50 gram: Rp127,845 juta
- Harga emas 100 gram: Rp255,612 juta
- Harga emas 250 gram: Rp638,765 juta
- Harga emas 500 gram: Rp1,277.320.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.554.600.000
Harga Emas Antam Naik Rp8 Ribu per Gram usai Anjlok Rp27 Ribu Kemarin

- Harga emas Antam naik Rp8 ribu per gram menjadi Rp2,614 juta setelah sebelumnya turun Rp27 ribu, sementara harga buyback ikut naik Rp16 ribu menjadi Rp2,349 juta per gram.
- Perencana keuangan Andy Nugroho menjelaskan bahwa emas termasuk investasi berisiko rendah namun tetap memiliki potensi kehilangan atau pencurian karena sifatnya yang mudah dibawa.
- Emas sering dipilih investor konservatif karena stabil dan aman, tetapi kurang cocok untuk tujuan jangka pendek akibat selisih harga jual dan beli yang bisa mengurangi keuntungan.
Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada Sabtu (18/7/2026) naik Rp8 ribu per gram menjadi Rp2,614 juta per gram setelah sebelumnya anjlok Rp27 ribu per gram.
Sementara itu, harga buyback menurut situs Logam Mulia, lebih mahal Rp16 ribu menjadi Rp2,349 juta per gram setelah kamarin merosot hingga Rp47 ribu per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.
1. Rincian harga emas hari ini
Berikut rincian pergerakan harga emas hari ini!
2. Setiap instrumen investasi memiliki risiko berbeda
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ujar Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.
3. Investasi emas sering digunakan untuk investor konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!



















