Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bapanas Pede Harga Pangan Tak Terpengaruh

- Bapanas menegaskan kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan berdampak pada harga pangan selama BBM bersubsidi tetap stabil.
- Tarif angkutan komoditas pangan dipastikan tidak naik karena asosiasi logistik sepakat mengikuti harga BBM bersubsidi yang tidak berubah.
- Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex hingga lebih dari 48 persen di berbagai wilayah Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak mempengaruhi harga pangan.
Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa mengatakan selama harga BBM bersubsidi tak ikut naik, maka harga pangan tak ikut naik.
“Jadi ini kita patut bersyukur kebijakan Bapak Presiden, yang tidak menaikkan BBM bersubsidi,” kata Ketut dalam diskusi ‘Membedah Realita Harga Pangan dan Capaian Swasembada Beras 2026’ di kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Jakarta, Senin (20/4/2026).
1. Tarif angkutan tidak naik
Adapun hal itu bisa dipastikan karena harga angkutan komoditas pangan tidak naik selama harga BBM subsidi tidak naik. Ketut mengaku pihaknya sudah memastikan hal itu pada asosiasi pengusaha logistik.
“Kami sebenarnya sudah rapat dengan teman-teman asosiasi pengelola truk se-Indonesia, sepanjang BBM bersubsidi tidak dinaikkan, maka tidak ada kenaikan angkutan,” tutur Ketut.
2. Harga pangan diklaim tetap terjaga

Dengan demikian, menurut Ketut harga pangan relatif terjaga di tengah kenaikan harga BBM bersubsidi.
“Tentu kalau transport-nya tidak naik, otomatis tidak memengaruhi harga pangan. Jadi, relatif terjaga,” ucap Ketut.
3. Harga BBM nonsubsidi naik

Pada Sabtu, (18/4) lalu, PT Pertamina (Persero) merilis harga terbaru BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Harga Pertamax Turbo dari semula Rp13.100 per liter, naik Rp6.300 (48,09 persen) menjadi Rp19.400/liter.
Kemudian, harga Dexlite dari semula Rp14.200/liter, naik Rp9.400 (66,2 persen) menjadi Rp23.600/liter.
Adapun harga Pertamina Dex dari Rp14.500/liter, naik Rp9.400 (64,83 persen) menjadi Rp23.900/liter.
Harga tersebut berlaku untuk wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Kenaikan harga BBM nonsubsidi terjadi di seluruh wilayah Indonesia.


















