Jakarta, IDN Times- Pemerintah mengantongi penerimaan pajak sebesar Rp1.607,6 triliun hingga 30 September 2026. Realisasi tersebut mencapai 68,2 persen dari target penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penerimaan pajak tersebut tumbuh 24,1 persen secara tahunan (year on year/yoy). Kinerja ini membaik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mengalami kontraksi 4,4 persen.
Dia menyebut, perbaikan penerimaan pajak tidak terlepas dari penguatan implementasi sistem inti administrasi perpajakan atau Coretax serta pembenahan sejumlah aspek dalam pengumpulan pajak.
“Kalau dilihat tahun lalu, pertumbuhan tahunannya kontraksi 4,4 persen. Jadi, memang ada faktor tahun lalu pengumpulannya belum terlalu kuat. Pada September 2025 cuma mengumpulkan Rp1.295,3 triliun, tahun ini terkumpul Rp1.607,6 triliun,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (9/10/2026).
