Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pertamina Jajaki Peluang Bisnis Baru di Irak

3 min read
Pertamina Jajaki Peluang Bisnis Baru di Irak
Ilustrasi sumur minyak. (IDN Times/Arief Rahmat)
  • PIEP menjajaki pengembangan bisnis energi di Irak melalui IRAQ OGEP 2026.

  • Pertamina telah menjalankan kegiatan hulu migas di Irak sejak 2014 melalui PIREP.

  • Forum di Basra mempertemukan lebih dari 300 perusahaan dari 18 negara untuk membahas sektor energi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) menjajaki peluang pengembangan bisnis di sektor energi Irak melalui keikutsertaannya dalam Iraq International Oil, Gas, Energy and Petrochemical Exhibition and Conference 2026 (IRAQ OGEP 2026).

Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha mengatakan, forum tersebut menjadi kesempatan bagi Pertamina untuk memperkuat hubungan dengan pemerintah dan pelaku industri di Irak sekaligus membuka peluang kerja sama di pasar internasional.

“Irak merupakan salah satu negara penting dalam portofolio internasional PIEP. Melalui IRAQ OGEP 2026, kami ingin terus memperkuat hubungan dengan pemerintah dan pelaku industri di Irak, sekaligus membuka ruang untuk kolaborasi dan pengembangan bisnis di sektor energi,” katanya, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (5/10/2026).

  1. 1. Pertamina sudah beroperasi di Irak sejak 2014

    Ilustrasi Minyak dan OPEC (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi Minyak dan OPEC (IDN Times/Arief Rahmat)

    Syamsu mengatakan, pengalaman badan usaha milik negara (BUMN) di sektor minyak dan gas (migas) itu menjalankan bisnis hulu migas di Irak menjadi salah satu modal perusahaan dalam membangun kerja sama dengan mitra strategis.

    Pertamina telah memiliki kegiatan hulu migas di Irak sejak 2014 melalui PT Pertamina Irak Eksplorasi Produksi (PIREP). Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pengembangan kapabilitas Pertamina di pasar internasional, termasuk dalam menjajaki peluang bisnis di Irak dan pasar global.

    Di Irak, PIREP mengelola partisipasi Pertamina dalam pengembangan West Qurna-1 bersama PetroChina, Basra Oil Company, ITOCHU, dan Oil Exploration Company.

    "Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kami dalam membangun kapabilitas internasional dan menjajaki peluang pengembangan bisnis di Irak maupun pasar global," ujar dia.

  2. 2. Pemerintah Irak buka kerja sama dengan perusahaan global

    Ilustrasi kilang minyak (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi kilang minyak (IDN Times/Arief Rahmat)

    Pengembangan sektor energi Irak juga menjadi salah satu pembahasan dalam IRAQ OGEP 2026. Forum tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Perminyakan Bidang Gas Irak Izzat Sabir Ismail.

    Dalam forum itu, Pemerintah Irak menyampaikan komitmen untuk memperluas kerja sama dengan perusahaan global dan mendorong pengembangan proyek strategis di sektor energi.

    Direktur PIREP sekaligus Country Manager Zona-16 PIEP Haris Gunawan mengatakan keikutsertaan Pertamina dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman operasional perusahaan sekaligus berkomunikasi dengan pemerintah dan pelaku industri di Irak.

    “PIREP telah memiliki pengalaman dan kehadiran di Irak sejak 2014. Forum seperti IRAQ OGEP menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman tersebut sekaligus membangun komunikasi yang lebih luas dengan pemerintah dan pelaku industri mengenai perkembangan serta peluang di sektor energi Irak,” kata Haris.

  3. 3. Diikuti 300 perusahaan dari 18 negara

    Ilustrasi harga minyak (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi minyak (IDN Times/Arief Rahmat)

    IRAQ OGEP 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 di Basra International Fairground, Irak. Forum tersebut diikuti lebih dari 300 perusahaan dari 18 negara.

    Pemerintah, perusahaan energi, dan pelaku industri dalam forum tersebut membahas perkembangan sektor minyak, gas, energi, dan petrokimia di Irak.

    PIEP juga membuka booth Pertamina yang menampilkan portofolio, pengalaman, dan kapabilitas perusahaan di sektor hulu migas. Kehadiran itu diperkuat PT Pertamina Drilling Service Indonesia dan PT Elnusa Tbk sebagai bagian dari ekosistem Subholding Upstream Pertamina di bawah PT Pertamina Hulu Energi.

    Keikutsertaan Pertamina dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun hubungan dengan pemerintah, mitra, dan pelaku industri di Irak sekaligus melihat perkembangan industri serta peluang kerja sama yang sesuai dengan strategi bisnisnya.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More