Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pertamina Trans Kontinental Digitalisasi Pengelolaan Bunker Kapal
PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha dari Sub Holding Integrated Marine Logistics PT Pertamina International Shipping (PIS), kembali mencetak prestasi dengan menambah armada kapal yang beroperasi di luar negeri.  (Dok. PIS)
  • PT Pertamina Trans Kontinental meluncurkan BOS 3.0 dan TRANSPORMERS untuk meningkatkan akurasi data konsumsi bahan bakar kapal serta efektivitas pemantauan operasional bunker.
  • BOS 3.0 mengembangkan sistem pelaporan sisa bahan bakar dan laporan harian kapal, dengan fitur capping serta rincian konsumsi mesin utama dan mesin bantu.
  • TRANSPORMERS mengintegrasikan penanganan bunker yang sebelumnya manual, meliputi pengawasan transportir, sisa bunker, posisi kapal saat pengiriman, dan bunker pit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memperkuat digitalisasi pengelolaan bunker kapal melalui peluncuran aplikasi Bunker Operation System (BOS) 3.0 dan Transportir Fuel Management and Reporting System (TRANSPORMERS).

"Kedua aplikasi ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi data konsumsi bahan bakar kapal serta efektivitas pemantauan operasional bunker," kata Direktur Operasi PTK, Yudi Wibisono, dalam keterangannya.

1. Kedua aplikasi diharapkan bisa meningkatkan kualitas layanan PTK

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memasuki usia ke-57 tahun dengan memperkuat komitmen terhadap layanan maritim terintegrasi. (Dok/Istimewa).

Yudi mengatakan, implementasi kedua aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan PTK kepada pelanggan, khususnya dalam pengelolaan dan pemantauan konsumsi bunker kapal.

"Implementasi aplikasi BOS 3.0 berisi informasi konsumsi bunker yang lebih akurat, sedangkan TRANSPORMERS dapat mempermudah monitoring data bunker, sehingga operasional bunker lebih tepat dan efisien," ujar Yudi dalam keterangan tertulis.

2. Aplikasi terbaru dilengkapi fitur capping bunker kapal

ilustrasi aplikasi langganan (unsplash.com/RobHampson)

BOS 3.0 merupakan pengembangan dari BOS 2.0 yang digunakan untuk pelaporan remain on board (ROB) atau sisa bahan bakar di kapal serta vessel daily report (VDR) kapal operasi PTK secara harian.

Aplikasi terbaru ini dilengkapi fitur capping bunker kapal untuk meningkatkan akurasi penghitungan. Selain itu, BOS 3.0 menyediakan informasi konsumsi bunker pada main engine (ME) dan auxiliary engine (AE) secara lebih terperinci berdasarkan pergerakan harian kapal.

3. Bagian dari upaya perusahaan untuk mengintegrasikan proses kerja

PTK berhasil mengoperasikan dua kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) di luar negeri. (dok. Pertamina)

Sementara itu, PTK mengembangkan TRANSPORMERS untuk mendukung transformasi digital dalam kegiatan penanganan dan pengawasan bunker kapal operasi Pertamina Patra Niaga.

"Aplikasi ini mengintegrasikan proses penanganan bunker yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. TRANSPORMERS mencakup empat subsistem utama, yakni pengawasan penanganan bunker melalui transportir, pemantauan sisa bunker kapal, pemantauan posisi kapal saat delivery dan redelivery, serta pengawasan melalui bunker pit," kata.

PTK menyatakan, implementasi kedua aplikasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengintegrasikan proses kerja, meningkatkan efektivitas pencatatan, dan memperkuat dokumentasi operasional.

"Digitalisasi ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan dan pencapaian keunggulan operasional (operational excellence)," ujar Yudi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article