Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PLN IP Bidik Ekspansi Bisnis Energi ke Amerika Latin dan Karibia

PLN IP Bidik Ekspansi Bisnis Energi ke Amerika Latin dan Karibia
PT PLN Indonesia Power (PLN IP). (Dok/Istimewa).
Intinya Sih
  • PLN Indonesia Power menargetkan ekspansi bisnis energi ke Amerika Latin dan Karibia untuk memperluas pasar internasional serta mendukung diplomasi ekonomi dan transisi energi berkelanjutan Indonesia.
  • Perusahaan menunjukkan kapasitas pengelolaan pembangkit 22,1 GW dan membuka peluang kolaborasi investasi dengan mitra di kawasan tersebut guna memperkuat posisi strategis di sektor energi global.
  • Melalui PLN IP Renewables, perusahaan menjajaki proyek tenaga surya skala besar dan mini hidro di Amerika Latin, memanfaatkan potensi alam setempat untuk memperluas pasar energi hijau dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - PLN Indonesia Power (PLN IP) membidik peluang ekspansi bisnis ke kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar) sebagai bagian dari target memperluas pasar internasional di sektor energi.

Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk pengembangan kerja sama energi seiring meningkatnya hubungan perdagangan Indonesia dengan negara-negara di Amerika Latin dan Karibia.

Penjajakan peluang bisnis itu turut dilakukan melalui partisipasi perusahaan dalam forum 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean yang digelar di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arief Havas Oegroseno menyampaikan Indonesia ingin memperluas investasi sektor energi ke kawasan Amerika Latin dan Karibia setelah sebelumnya menjalin kerja sama di Timur Tengah dan Afrika.

"Ini adalah situasi yang saling menguntungkan (win-win situation), di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi bisnis Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/6/2026).

1. Amerika Latin dan Karibia masuk wilayah strategis ekspansi PLN IP

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). (dok. PLN IP)
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Apung PLN Indonesia Power (IP) Semarang POMU. (dok. PLN IP)

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan kawasan Amerika Latin dan Karibia menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam agenda pengembangan bisnis global perusahaan.

"PLN Indonesia Power terus memperluas peran dan kontribusinya tidak hanya sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, tetapi juga sebagai perusahaan energi yang memiliki daya saing global," paparnya.

Kawasan tersebut dinilai memiliki peluang dalam pengembangan energi bersih sehingga perusahaan menyiapkan pengalaman operasional, teknologi, dan kapabilitas yang dimiliki untuk mendukung kerja sama dengan mitra luar negeri.

"Langkah ini sekaligus mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia dan percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," tutur Bernadus.

2. PLN IP sebut punya kapasitas kelola pembangkit 22,1 GW

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Apung PLN Indonesia Power (IP) Semarang POMU. (dok. PLN IP)
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Apung PLN Indonesia Power (IP) Semarang POMU. (dok. PLN IP)

Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Julita Indah menjelaskan perusahaan memiliki kemampuan terintegrasi dalam pengelolaan pembangkit nasional dengan kapasitas mencapai 22,1 gigawatt (GW).

"Kehadiran PLN Indonesia Power dalam forum ini merupakan momentum krusial bagi korporasi untuk mendemonstrasikan kapabilitas operasional dan keunggulan strategis kami di sektor energi," kata dia.

Menurut Julita, perusahaan juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mengembangkan potensi investasi yang dinilai dapat memberikan manfaat bersama.

"Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi para mitra di kawasan Amerika Latin dan Karibia untuk mengoptimalkan potensi investasi yang saling menguntungkan," ujarnya.

3. Bidik proyek surya dan mini hidro di Amerika Latin

PLTA. (Doc: PLN)
PLTA. (Doc: PLN)

Julita mengatakan, pengalaman perusahaan dalam pengembangan energi bersih menjadi salah satu modal untuk memperluas pasar energi hijau di tingkat global.

Melalui PLN IP Renewables, perusahaan menyatakan tertarik menjajaki pengembangan pembangkit tenaga surya skala besar atau solar photovoltaic (PV) di kawasan tersebut karena didukung potensi radiasi matahari yang tinggi.

Selain itu, PLN IP juga melihat peluang pengembangan pembangkit mini hydro dengan memanfaatkan teknologi turbin yang dimiliki perusahaan. Ruang kerja sama yang dibuka mencakup studi kelayakan, kemitraan operasional, hingga skema pendanaan strategis.

Penjajakan bisnis di kawasan Amerika Latin dan Karibia disebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pasar internasional dan memperkuat keterlibatan Indonesia dalam pengembangan energi berkelanjutan.

"PLN Indonesia Power, melalui anak usaha kami PLN IP Renewables, berkomitmen untuk memperluas jejak energi bersih kami ke kawasan Amerika Latin dan Karibia," kata Julita.

Share Article
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More