Jakarta, IDN Times - Memasuki pertengahan 2026, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara belum juga merilis laporan keuangannya.
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, laporan keuangan Danantara merupakan konsolidasi dari laporan keuangan seluruh BUMN yang telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Dony mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan keuangan dari PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero). Kedua BUMN tersebut dilaporkan belum menggelar RUPST.
“Itu kan konsolidasi, penjumlahan dari buku-buku BUMN-BUMN. Nah BUMN-nya ini sendiri belum selesai, bagaimana kita bisa selesaikan? Hari ini baru selesai yang Telkom. Habis ini tanggal 15, PLN,” ucap Dony di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/6/2026).
