Prabowo: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya

- Presiden Prabowo Subianto menyinggung para pengusaha Indonesia dengan menyebut mereka memiliki banyak dosa saat menghadiri Munas HIPMI di Lampung.
- Prabowo mengaku mengenal banyak tokoh HIPMI sejak lama dan menekankan pentingnya meninggalkan kesalahan masa lalu untuk fokus membangun Indonesia bersama.
- Ia mengingatkan agar pengusaha tidak melanggar hukum serta menyoroti peran teknologi dan kecerdasan buatan dalam mempercepat analisis dokumen dan kontrak bisnis.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyinggung para pengusaha Indonesia saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung. Di hadapan peserta Munas, Prabowo menyebut para pengusaha memiliki banyak dosa.
"Pengusaha Indonesia banyak dosanya. Betul? Lo gak bisa bohong sama gue, gue udah ngerti lo!" kata Prabowo dalam sambutannya dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (10/6/2026).
Prabowo mengatakan hal tersebut karena sudah lama mengenal sejumlah tokoh pengusaha HIPMI yang hadir dalam acara itu.
"Itu tokoh-tokoh HIPMI ini gue kenal dari kecil. Bambang Wiyogo gue kenal waktu dia masih punya rambut hmm. Ini semua satu-satu gue kenal semua itu. Cicip, wah ini semua gue kenal semua itu. Bang Latief gue kenal juga," ujar dia.
Meski demikian, Prabowo menekankan yang terpenting saat ini adalah menatap ke depan. Dia mengajak para pengusaha untuk bersama-sama membangun Indonesia dan meninggalkan berbagai kesalahan yang pernah terjadi sebelumnya.
"Saudara-saudara, tapi sudahlah ya gak apa-apa. Dosa kita tutup. Kita bangkit ke depan. Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum. Saudara akan kalah," kata dia.
Menurut dia, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), membuat berbagai dokumen dan kontrak dapat dianalisis dengan cepat.
"Sekarang ada teknologi, sekarang ada AI, ada kecerdasan ini. Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam 5 menit. Kontrak setebal ini 5 menit. Jadi saudara-saudara mari kita raih masa depan yang baik ya," kata Prabowo.

















