Jakarta, IDN Times – Rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menuai sorotan. Dewan Pimpinan Pusat Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) menilai kebijakan tersebut bukan sekadar pengadaan kendaraan operasional, melainkan menyangkut arah besar industrialisasi nasional.
Dengan nilai proyek diperkirakan mencapai Rp24,66 triliun, Prima menyebut belanja negara sebesar itu harus dihitung secara strategis. Mereka mengingatkan agar upaya memperkuat ekonomi desa tidak justru memperbesar ketergantungan pada produk impor.
Bendahara Umum Prima, Ahmad Herwandi, menegaskan partainya mendukung penuh penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen distribusi logistik dan pangan. Namun, ia menekankan pemerintah berhati-hati dalam menentukan skema pengadaan kendaraan.
“Tetapi belanja negara sebesar Rp 24 triliun lebih ini harus dilihat secara strategis. Jangan sampai niat memperkuat desa justru melemahkan industri nasional,” ujar Herwandi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/2/2026).
