Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil Friderica Widyasari, Anggota Dewan Komisioner OJK
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

  • Friderica Widyasari Dewi resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2032 setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI.
  • Perempuan kelahiran Cepu ini memiliki latar belakang unik, pernah berkarier sebagai aktris dan model sebelum meniti jalur profesional di sektor keuangan hingga memimpin berbagai lembaga penting.
  • Friderica dijadwalkan menjadi pembicara di Indonesia Summit 2026 pada sesi tentang infrastruktur keuangan digital, membahas integrasi AI dan ekonomi masa depan bersama generasi muda Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Friderica Widyasari Dewi terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner Pengganti Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (11/3/2026). Perempuan yang biasa disapa Kiki tersebut diambil setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai Calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK di Komisi XI DPR RI.

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan, penetapan Friderica yang akrab disapa Kiki didasarkan pada rekam jejaknya saat memimpin OJK sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner dalam periode yang relatif singkat, khususnya ketika pasar keuangan domestik menghadapi tekanan.

“Alasannya kami sudah memutuskan melalui musyawarah mufakat di internal. Salah satu pertimbangan utama adalah dalam waktu yang relatif singkat Ibu Kiki mampu memberikan respons positif terhadap sejumlah persoalan fundamental,” kata Misbakhun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Sebelum ditetapkan sebagai Ketua DK OJK, Kiki sempat ditunjuk memimpin OJK sementara pascamundurnya Ketua DK OJK sebelumnya, Mahendra Siregar. Per 31 Januari, dia mengemban jabatan Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Friderica sudah empat tahun menjabat di OJK. Pada masa kepemimpinan Mahendra, Friderica menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.

Tak hanya menjabat di OJK, Friderica juga sering hadir di forum nasional sebagai pembicara, lho. Nah, tak lama lagi ia akan menjadi pembicara pada ajang Indonesia Summit 2026. Untuk itu, yuk, kenalan dan cek profil Friderica Widyasari berikut ini!

1. Profil Friderica Widyasari Dewi

Friderica Widyasari Dewi, anggota Dewan Komisioner OJK 2022-2027 (instagram.com/friderica widyasari

Friderica Widyasari Dewi merupakan perempuan kelahiran Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975. Melansir laman resmi OJK, saat ini Friderica menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK Periode 2026—2032. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK periode 2022—2026. Pada 2026 ia juga sempat menjabat sebagai Pejabat Sementara Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK dalam waktu singkat.

Menariknya, Friderica memiliki riwayat karier sebagai aktris yang bermain di berbagai judul sinetron sebelum berperan dalam lembaga pemerintahan bidang keuangan. Lebih lanjut, berikut biodata Friderica Widyasari.

  • Nama lengkap: Friderica Widyasari Dewi

  • Nama panggilan: Kiki, Kiki Widyasari, dan Widyasari

  • Tempat lahir: Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah

  • Tanggal lahir: 28 November 1975

  • Profesi: pejabat OJK, direktur perusahaan, model majalah, dan aktris

  • Pasangan: Eddy Hartono (suami)

2. Riwayat pendidikan Friderica Widyasari Dewi

Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Literasi Keuangan, dan Perlindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keungan (OJK) (IDN Times/Misrohatun)

Friderica Widyasari Dewi merupakan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada pada 2001. Kemudian, Friderica melanjutkan pendidikan magister di bidang keuangan di California State University, Amerika Serikat, pada 2004. Dia lulus dengan gelar Master of Business Administration. Friderica kembali melanjutkan sekolahnya di Universitas Gadjah Mada dengan meraih gelar doktor (S3) pada 2019.

3. Riwayat karier Friderica Widyasari Dewi

Friderica Widyasari Dewi, anggota Dewan Komisioner OJK 2022-2027 (instagram.com/friderica widyasari

Sebelum terjun ke pemerintahan, Friderica Widyasari Dewi pernah meramaikan dunia hiburan tanah air dengan menjadi aktris dan model. Friderica pernah membintangi beberapa sinetron, seperti Angling Darma, Panji, Bulan Masih Perawan, dan Doaku Harapanku.

Selain itu, Friderica juga pernah menjadi model majalah Popular yang mengangkat tema dunia hiburan. Salah satunya Kiki menjadi cover majalah Popular edisi Desember 1998.

Setelah lulus S2, Friderica pulang ke Indonesia dan menjadi dosen tamu di beberapa kampus. Dia melanjutkan karier dengan menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan RI pada 2008. Friderica juga berkarier di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2006—2015 sebelum kemudian menjabat sebagai Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan.

Pada 2007-2009, Friderica menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia. Dia pun dipromosikan sebagai Direktur Pengembangan BEI.

Kariernya terus berkembang hingga pada 2015, Friderica diangkat sebagai Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Pada 2016—2019, dia diangkat sebagai Direktur Utama KSEI. Sejak 2020 hingga 2022, Friderica menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas sebelum akhirnya terpilih sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK.

Friderica juga kerap mendapat undangan untuk menjadi pembicara, salah satunya di ajang Indonesia Summit 2026 pada sesi BUILDING DIGITAL FINANCE INFRASTRUCTURE FOR THE NEXT ECONOMY. Sesi tersebut akan fokus membahas tentang bisnis digital hingga langkah ekonomi nasional di masa depan.

4. Friderica Widyasari jadi pembicara di Indonesia Summit

Friderica Widyasari menjadi salah satu pembicara dalam sesi BUILDING DIGITAL FINANCE INFRASTRUCTURE FOR THE NEXT ECONOMY di Indonesia Summit 2026 yang digelar pada Rabu, 17 Juni di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini tak hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional.

Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta. Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di bit.ly/IS_26. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!

Demikian profil Friderica Widyasari, seorang pejabat OJK yang akan menjadi pembicara di Indonesia Summit 2026. Jadi, bagaimana pendapatmu tentangnya?

FAQ seputar Profil Friderica Widyasari

Siapa Friderica Widyasari Dewi dan jabatan apa yang diembannya di OJK?

Friderica Widyasari Dewi adalah Anggota Dewan Komisioner OJK dan menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen. Pada 31 Januari 2026, ia ditunjuk menjadi Anggota Dewan Komisioner pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK.

Apa latar belakang pendidikan Friderica Widyasari Dewi?

Friderica menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2001, kemudian meraih Master of Business Administration (MBA) dari California State University pada 2004, dan gelar Doktor (S3) dari Universitas Gadjah Mada jurusan Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan pada 2019.

Apa pengalaman karier Friderica sebelum bergabung dengan OJK?

Sebelum bekerja di OJK, Friderica berkarier panjang di sektor keuangan Indonesia, termasuk sebagai Direktur Pengembangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas.

Apakah Friderica punya pengalaman publik yang unik di luar dunia keuangan?

Ya. Selain kariernya di sektor keuangan, Friderica pernah berkarier di dunia hiburan sebagai aktris sinetron dan model pada era 1990-an sebelum akhirnya beralih ke bidang pendidikan dan industri jasa keuangan.

Editorial Team

Related Article