Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi. (instagram.com/fridericawidyasari)
Berikut ini beberapa fakta menarik Friderica Widyasari yang jarang diketahui:
1. Sempat Menghiasi Layar Kaca, Friderica Mengawali Karier sebagai Bintang Sinetron
Sebelum dikenal luas sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia keuangan Indonesia, perempuan yang akrab disapa Kiki Widyasari ini memulai langkahnya di dunia hiburan. Pada akhir tahun 1990-an hingga awal 2000-an, wajahnya kerap wara-wiri di televisi sebagai model dan aktris sinetron populer, seperti Panji Manusia Millenium dan Angling Dharma. Meski memiliki karier yang cemerlang di dunia entertainment, ketertarikannya yang besar pada dunia akademis dan ekonomi membuatnya berani mengambil keputusan besar untuk beralih haluan secara total.
2. Punya Latar Belakang Akademis yang Sangat Kuat di Bidang Ekonomi
Keputusan Friderica untuk meninggalkan dunia hiburan dibuktikannya dengan komitmen penuh di jalur pendidikan. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Tak puas sampai di situ, ia melanjutkan studi ke Amerika Serikat dan berhasil meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari California State University, Fresno. Puncaknya, pada tahun 2019, Friderica resmi menyandang gelar Doktor (S3) dari UGM dengan predikat Cumlaude setelah mempertahankan disertasinya yang meneliti tentang risiko perusahaan di pasar modal.
3. Menjadi Srikandi Andalan dan Mengukir Prestasi di Panggung Pasar Modal
Kembalinya Friderica ke tanah air langsung disambut dengan berbagai posisi strategis di industri keuangan nasional. Ia menjadi salah satu srikandi yang sangat diperhitungkan di pasar modal Indonesia. Rekam jejaknya sangat mentereng, mulai dari menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2009–2015, Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) periode 2016–2019, hingga dipercaya menjadi Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas pada tahun 2020 hingga 2022.
4. Gencar Memberantas Pinjol Ilegal dan Judi Online di Sektor Edukasi OJK
Kiprahnya di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dimulai saat ia terpilih sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen periode 2022-2026. Di posisi ini, Friderica dikenal sangat vokal dan agresif dalam melindungi masyarakat dari kejahatan keuangan digital. Ia memimpin berbagai program masif untuk meningkatkan literasi keuangan nasional, memperketat pengawasan aset kripto, serta berada di garda terdepan dalam memberantas praktik pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online yang meresahkan masyarakat.
5. Kapasitasnya Diakui Dunia lewat Kiprah di Kancah Internasional
Keahlian Friderica tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga di level global. Ia aktif membawa nama Indonesia di berbagai organisasi keuangan internasional tepercaya. Beberapa di antaranya adalah keterlibatan aktifnya sebagai anggota Advisory Board di OECD International Network on Financial Education (OECD/INFE) serta dalam Governing Council di International Financial Consumer Protection Organisation (FinCoNet), yang berfokus pada perlindungan konsumen keuangan global.
6. Resmi Mengemban Amanah Baru sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK Periode 2026–2031
Puncak dari dedikasi dan profesionalismenya terjadi pada tahun 2026 ini. Komisi XI DPR RI secara resmi memilih Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru untuk masa jabatan 2026–2031. Setelah sebelumnya sempat mengisi posisi Pejabat Sementara (Pjs), kini ia memegang tongkat komando tertinggi di OJK. Tugas besar telah menantinya untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional, serta melanjutkan transformasi digital keuangan yang aman bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Siapa Friderica Widyasari Dewi dan jabatan apa yang diembannya di OJK? | Friderica Widyasari Dewi adalah Anggota Dewan Komisioner OJK dan menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen. Pada 31 Januari 2026, ia ditunjuk menjadi Anggota Dewan Komisioner pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK. |
Apa latar belakang pendidikan Friderica Widyasari Dewi? | Friderica menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2001, kemudian meraih Master of Business Administration (MBA) dari California State University pada 2004, dan gelar Doktor (S3) dari Universitas Gadjah Mada jurusan Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan pada 2019. |
Apa pengalaman karier Friderica sebelum bergabung dengan OJK? | Sebelum bekerja di OJK, Friderica berkarier panjang di sektor keuangan Indonesia, termasuk sebagai Direktur Pengembangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas. |
Apakah Friderica punya pengalaman publik yang unik di luar dunia keuangan? | Ya. Selain kariernya di sektor keuangan, Friderica pernah berkarier di dunia hiburan sebagai aktris sinetron dan model pada era 1990-an sebelum akhirnya beralih ke bidang pendidikan dan industri jasa keuangan. |